Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pilkada Serentak Libur Nasional, Calon Diminta Tak Mobilisasi Massa
PELITARIAU, Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman meminta, semua pasangan calon tidak memobilisasi massa pada penyelenggaraan Pilkada serentak 9 Desember 2015 mendatang, mengingat tanggal tersebut akan diberlakukan libur nasional.
"Ya semua pihak punya tanggung jawab. Sebetulnya kalau calon itu menyadari bahwa cara yang buruk-buruk itu tidak harus dilakukan kan tidak perlu ada itu mobilisasi," ujar Arief di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol 29, Jakarta Pusat, Rabu, 25 November 2015.
Arief menilai, pintu awal potensi kecurangan tersebut utamanya berada pada kandidat. Setelah itu kata Arief, biasanya para kandidat tersebut baru melancarkan serangannya guna mempengaruhi penyelenggara Pemilu.
"Nah penyelenggara pemilunya juga harus dikontrol. Makanya pengawas harus bekerja lebih keras, pemantau Pemilu juga harus bekerja lebih keras."
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokasi (Perludem) Titi Anggraini mengkhawatirkan keputusan Presiden Joko Widodo yang memutuskan bahwa hari pemungutan suara Pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang menjadi hari libur nasional.
Alasannya ada daerah yang secara geografis berdekatan, namun tidak berbarengan menggelar Pilkada, sehingga ada potensi mobilisasi massa. Mobilisasi pemilih biasa terjadi antara daerah yang menggelar Pilkada dan tidak. Seperti di daerah-daerah perbatasan, yang secara geografis sulit dijangkau karena dari pengawasan tidak optimal.
Sebelumnya, Presiden Jokowi memutuskan, hari pemungutan suara menjadi hari libur nasional. Hal itu dituangkan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 25 Tahun 2015, tentang hari pemungutan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2015.(viva)
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.








