Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2745 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Jembatan Penghubung-Keritang-Kemungi
Jadi Icon Insel, DPRD Inhil Minta Cepat Bangun Jembatan Reteh Yang Ambruk
Jembatan reteh yang ambruk membuat akses jalan Kecamatan Keritang menuju Kecamatan Kemuning di Kabupaten Inhil putus
PELITARIAU, Inhil- Ambruknya jembatan penghubung Kecamatan Reritang dengan Kecamatan Kemuning dilokasi sungai Reteh Kabupaten Indragiri hilir (Inhil) mengundang perhatian banyak pihak, agar jembatan yang abruk segera dibangun kembali. namun demikian jembatan pengganti bisa dijadikan Icon Inhil selatan (Insel), sumber dana pembangunanya bisa langsung dari APBD Riau tahun 2016.
Demikian disampaikan Anggota Komisi C DPRD Inhil Muhammad Sabit SH kepada pelitariau.com Sabtu (31/10) di Tembilahan. "Baiknya jembatan reteh yang ambuk kemarin dibangun permanen, jembatan itu memang sudah selayaknya direhab atau dibangun baru sebeb jembatan itu sudah tua dimakan usia," kata Sabit.
Menurut Politisi Partai Demokrat Kabupaten Inhil ini, Dinas bina marga Provinsi Riau memang sudah merencanakan untuk mengalokasikan anggaran senilai Rp 25 milyar pada APBD provinsi Riau tahun 2016. Untuk perbaikan jembatan reteh tersebut. Namun, terkendala oleh belum adanya Design Enjenering Ditel (DED). "Sekarang status bencana alam, maka harus segera dibangun," pinta Sabit.
Bangun Jembatan Reteh 500 Meter Bergeser ke Darat
Anggota DPRD Inhil asal Dapil 6, M sabit ini mengharapkan, jembatan reteh yang ambruk tersebut dibangun bergeser 500 meter kearah darat, bergesernya 500 meter dari lokasi semula harus dipertimbangkan sebab, kontur dilokasi jembatan lama tanahnya labil, rawan abrasi dan bentang jembatan yang terlalu panjang sehingga menelan biaya besar.
"Untuk jalanya, dibangun kanan dan kiri masing-masing sepanjang 1 KM meter, jembatan dilokasi baru yang bergeser dari semula 500 meter maka, diharapkan terbuka kawasan perkembangan pemukiman masyarakat yang baru di Kecamatan Keritang," kata Sabit.
Dijelaskan Sabit lagi, 500 meter kearah dalam dibangun jembatan tersebut jauh dengan lokasi pertemuan dua arah air sungai. Dimana, lokasi semula jembatan yang ambruk tersebut adalah lokasi pertemuan dua sungai antara sungai gansal dan sungai reteh, sehingga lokasinya terkena abrasi terkikis air pasang.
"Abrasi inilah salah satu penyebab jembatan reteh ambruk, selain umur jembatan reteh sudah tua lebih kurang 20 tahun, kawasan baru di lokasi jembatan ini akan jadi lokasi pengembangan kota," ucapnya.**hf
BERITA LAINNYA +INDEKS
Ketua DPRD Inhu Rehabilitasi Ruang Guru TK Islam Gerbang Sari di Momen Hari Guru Nasional
PELITARIAU, Inhu – Suasana haru dan penuh sukacita terasa di Taman Kanak kanak.
DPRD Inhu Komitmen Realisasikan Tuntutan 20 Persen Lahan Kemitraan Desa Sungai Lala
PELITARIAU, Inhu – Tuntutan masyarakat Desa Sungai Lala Kecamatan Sungai Lala .
Hak Karyawan Harus Jadi Prioritas di Tengah Penyitaan Kebun Sawit di Inhu Oleh Satgas PKH
PELITARIAU, Inhu – Penyitaan sejumlah areal perkebunan kelapa sawit oleh Satua.
DPRD Inhu Desak Pemkab Bentuk Satgas Inventarisasi Barang Daerah
PELITARIAU, Inhu – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, didesak se.
Dodi SPBU Serahkan Bantuan Pendidikan Rayyan Arkan Dika di Panggung JMSI Riau Award 2025
PELITARIAU, Kuansing - Momen haru dan penuh kepedulian mewarnai malam puncak per.
Ketua DPRD Inhu Sabtu Pradansyah Sinurat Terima Anugrah Legislator Futuristik Berbasis Kerakyatan
PELITARIAU, Kuansing – Jaringan Media Siber Indon.








