Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2745 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Banyak Target Yang Tidak Terealisasi
Banggar Sepakati Pengurangan Pajak Daerah Sebesar 31 M
Kantor DPRD Provinsi Riau (int)
PELITARIAU, Pekanbaru- Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Riau pada Selasa (6/10), akhirnya menyepakati pengurangan pendapatan sebesar Rp. 31 miliyar pada pajak daerah.
"Hari ini kita masih membahas masalah pendapatan terkait dengan beberapa usulan yang kemarin, kita menyimpulkan akhirnya yang Rp. 371 miliyar minta pengurangan dan disepakati oleh banggar dan TAPD terjadi pengurangan pendapat sebanyak Rp. 31 miliyar pada pajak daerah," ujar Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau. Noviwaldy Jusman kepada pelitariau.com di Pekanbaru.
Lebih lanjut Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Riau dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mengatakan pada distribusi terjadi kenaikan, sedangkan pajak daerah mengalami penurunan kerena situasi perekonomian saat ini yang mengalami pelemahan. "Distrubusi terjadi kenaikan sebanyak Rp. 8 miliyar," paparnya.
Terjadinya penurunan pendapatan tersebut juga dikarenakan banyakknya target yang tidak terealisasi di lingkungan Pemeritah Provinsi (Pemprov) Riau.
Kemudian hal ini merupakan bentuk dari keterlambatan Pemerintah Provinsi Riau dalam memberikan Draf Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Perubahan.
"Beberapa targat-target yang diprediksi tidak tercapai, teryata disepakati berkurang hingga Rp 31 miliyar dari yang semula berjumlah Rp. 371 miliyar," ungkap Pria yang akrab disapa Dedet ini.
Lebih lanjut lagi mengenai pembahasan Draf RAPBD Perubahan ini juga masih akan dibahas hingga 12 Oktober 2015 mendatang, kemudian disahkan serta menunggu verifikasi selama dua pekan dari Kementrian Dalam Negeri.
Sehingga kinipun Banggar masih disibukkan dengan pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPBD) Perubahan 2015 dan diperkirakan November mendatang APBD Perubahan, baru bisa dilaksanakan.**osp
BERITA LAINNYA +INDEKS
Ketua DPRD Inhu Rehabilitasi Ruang Guru TK Islam Gerbang Sari di Momen Hari Guru Nasional
PELITARIAU, Inhu – Suasana haru dan penuh sukacita terasa di Taman Kanak kanak.
DPRD Inhu Komitmen Realisasikan Tuntutan 20 Persen Lahan Kemitraan Desa Sungai Lala
PELITARIAU, Inhu – Tuntutan masyarakat Desa Sungai Lala Kecamatan Sungai Lala .
Hak Karyawan Harus Jadi Prioritas di Tengah Penyitaan Kebun Sawit di Inhu Oleh Satgas PKH
PELITARIAU, Inhu – Penyitaan sejumlah areal perkebunan kelapa sawit oleh Satua.
DPRD Inhu Desak Pemkab Bentuk Satgas Inventarisasi Barang Daerah
PELITARIAU, Inhu – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, didesak se.
Dodi SPBU Serahkan Bantuan Pendidikan Rayyan Arkan Dika di Panggung JMSI Riau Award 2025
PELITARIAU, Kuansing - Momen haru dan penuh kepedulian mewarnai malam puncak per.
Ketua DPRD Inhu Sabtu Pradansyah Sinurat Terima Anugrah Legislator Futuristik Berbasis Kerakyatan
PELITARIAU, Kuansing – Jaringan Media Siber Indon.








