Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
CEO Bonek FC Ceritakan Alasan WO Timnya ke PSSI
PELITARIAU, Jakarta - Jumat (2/10/2015), Gede Widiade terlihat di kantor PSSI yang berada di Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Kehadiran CEO Persebaya "Bonek FC" United ke markas induk sepak bola Indonesia itu untuk memenuhi panggilan PSSI terkait aksi walk out yang dilakukan timnya di perempat final Piala Presiden 2015.
Saat bertemu Sriwijaya FC di pertemuan kedua perempat final (27/9/2015), Bonek FC memilih WO karena tak setuju dengan keputusan wasit Jerry Elly yang menunjuk titik 12 pas lantaran menganggap bek Fatchu Rahman melakukan handsball.
Gede mengungkapkan ia diterima oleh Sekjen PSSI, Azwan Karim, dan menceritakan apa yang sebenarnya terjadi di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, saat itu.
"Apa yang saya sampaikan sama seperti yang dijelaskan ke media. Saya hanya mau mencari kebenaran, sportivitas, dan fair play di lapangan," kata Gede di kantor PSSI.
"Sebaiknya bila wasit-wasit tidak berkompeten sudah seharusnya tidak digunakan lagi karena itu bisa menghancurkan pembinaan," imbuhnya.
Akibat aksi WO itu kemungkinan Bonek FC akan dijatuhi sanksi berupa denda Rp 100 juta-Rp 200 juta oleh pihak penyelenggara turnamen Piala Presiden 2015, Mahaka Sports and Entertainment. Namun, Gede sudah menyatakan enggan membayar denda itu, bila keputusan sanksi denda benar dijatuhkan.
Terlebih menurut mantan manajer timnas U-23 di SEA Games 2015 itu, semestinya pihak Komdis penyelenggara turnamen mengundang pihaknya dulu baru memutuskan. "Saya akan menjelaskan kebenaran yang ada di lapangan dulu ke Komdis," ungkapnya.
Kemungkinan keputusan perihal sanksi ini akan diputuskan Komdis panpel pada Sabtu (3/10/2015) bersamaan dengan pemanggilan pihak Bonek FC. Gara-gara aksi WO ini Bonek FC mendapat panggilan baik dari PSSI maupun Mahaka Sports.(bola)
Open Turnamen Pengalihan Cup III 2026 Resmi Dibuka, 59 Klub Siap Perebutkan Gelar Juara
PELITARIAU, Inhil - Open Turnamen Sepak Bola Pengalihan Cup III Tahun 2026 Jumat.
Nabil FC Berhasil Maju Babak Selanjutnya Setelah Mengalahkan PSC Young Abadi
PELITARIAU, Pelalawan - Tim Nabil FC lolos keputaran selanjutnya piala Gubernur .
Pemprov Riau Dukungan Penuh, Fasilitas GOR Remaja Jadi Pusat Kejuaraan Taekwondo
PELITARIAU, PEKANBARU - Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Riau kem.
32 Tim Ramaikan Turnamen Futsal Piala SAPMA IPK Cup I Bengkalis
PELITARIAU, BENGKALIS – Sebanyak 32 tim dipastikan ambil bagian dalam Turnamen.
Dispora Riau Dorong Pembinaan Atlet Lewat Turnamen Desa
PELITARIAU, Kampar — Gubernur Riau yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kepemud.
4 Tahun Vakum, Bupati Cup Karta IPK Desa Kuala Kilan Kembali Digelar Meriah
PELITARIAU, Inhu – Setelah sempat vakum selama empat tahun akibat pandemi Covi.








