Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Wabub Rohil Jenguk Korban Terbakar Akibat Lampu Meledak
PELITARIAU, Bagansiapiapi-M.Syahfe,i bocah berumur 3 tahun masih terbaring lemas dirumah Sakit Umum Daerah Bagansiapiapi ( RSUD ) akibat luka bakar disekujur badannya saat menghidupkan lampu pelita yang diduga minyak tanah bercampur dengan bensin Senin 28 September 2015.
M.Syahfe,i yang dirawat ruang 04, ACU dengan kondisi 60 persen ditemani ayahnya Husni dan terlihat para perawat dibawah dr Saherman.Tangan Husni sebelah kiri ikut luka bakar saat menolong anaknya M.Syafe,i.Sementara istrinya ibu M.Safe,i ,Sariah 25 Tahun juga mengalami luka parah dan turut dirawat diruangan Melur RSUD Bagansiapiapi.
Wakil bupati Rokan Hilir Erianda saat menjenguk warga Jalan KPL Bagansiapiapi menyatakan keprihatinannya,dan ia terlihat memberikan semangat dan minta keluarga tersebut tabah dan ia turut memberikan bantuan uang yang dapat digunakan selama berada dirumah sakit.
Wakil Bupati mengaku baru mendapatkan khabar dan langsung menuju ke RSUD Bagansiapiapi usai mengikuti upacara hari kesaktioan Panca Sila,dan ia secara pribadi akan turut memperhatikan warganya tersebut.Ia katakan juga secara Pemerintahan ia akan mengkoordinasikan ke Bagian Kesra bagai mana mengatasi pasien tersebut.
" Karena saya perhatikan tadi anak sama ibunya kita sangat prihatin,dan saya minta kepada Disperindag yang penjual miny6ak itu supaya ditindak,"pintanya.
Wabub mempridiksi bahwa minyak tanah sengaja dicampur bensin tanpa memikirkan efek negatifnya .Untuk itu ia minta kepada Disperindag untuk turun kelapangan memantau agen minya termasuk penjual.
"Sebab minyak tanah rupanya lebih mahal dari bensin,"ujar Wabub Erianda.
Wabub memberikan ucapan terima kasih kepada pihak rumah sakit yang ia nilai sudah sangat memberikan perhatian baik kepada pasien tersebut.
Sementara itu orang tua Safe,i Husni kepada Media ini menceritakan,menurutnya waktu kejadian mati lampu pukul 7 malam usai magrib,saat akan menghidupkan pelita ( Lampu Colok-red) saat itu istrinya akan mengisi minyak yang dibelinya dikamar depan minyak dalam jeregen diisinya kedalam pelita.
"Setelah itu ibunya Safe,i minta tolong ambilkan manncis,nak-nak tolong mak ambilkan mancis.Datanglah anak ni bawa mancis langsunglah ia nyalakan pelita tu pam meledak,lalu membakar anak dan istri kita,"tutur Husni.
Menurut Husni saat api sedang membakar anaknya yang kedua itu lalu ia tangkap dan melarikan keluar rumah dan masuk kedalam parit yang berisi air untuk memadamkan api.Husni mengaku mendapatkan pelayanan yang baik dari pihak rumah sakit dan Husni memnggunkan program berobat BPJS,"terangnya mengakhiri (Zaini)
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .








