Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
2 Tahun Setifikat Tanah Tak Siap
Pembangunan Pelabuahan Internasional Rohil Terbengkalai
PELITARIAU, Bagansiapiapi- Pembangunan Pelabuhan Internasional yang semula direncanakan akan selesai pengerjaannya pada tahun 2016 mendatang pupus sudah. Hingga saat ini pembangunan pelabuhan internasional tersebut terbengkalai, akibat sudah 2 tahun sertifikat tanah tidak siap-siap.
Gagalnya pembangunan pelabuhan Internasional di Kabupaten Rokan Hilir ini akibat dari tidak kunjung diterbitkannya surat Sertifikat tanah oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rohil dengan alasan masih dalam proses.
"Karena sudah dua tahun sertifikat tanahnya tidak kunjung diterbitkan akhirnya kami memutuskan pembangunan pelabuhan tidak lagi dilanjutkan," hal ini di sampaikan Kepala Syah Bandar Kelas II B Bagansiapiapi, Mappeati kepada wartawan, sabtu (12/9/15) saat dikonfirmasi di Bagansiapiapi.
Mappeati juga mengaku pusing kepada pihak BPN, pasalnya, Menurut Mappeati sejatinya pembangunan pelabuhan bertarap Internasional sudah rampung pada tahun 2016 ini. Namun karena masalah sertifikat yang tidak kunjung diterbitkan oleh pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rohil maka pengerjaannya terpaksa dihentikan karena tidak disetujui oleh Komisi V DPR-RI pusat.
Mappeati mengakui kalau dirinya sudah menghadap langsung kepada Bupati Rohil H Suyatno dan Pelaksana Tugas (Plt) Drs Surya Arfan agar pembangunan pelabuhan bertarap internasiol di wilayah Batu 6 tetap dilanjutkan. Namun, terang Mappeati, pokok permasalahannya bukan pada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Rokan Hilir, namun oleh pihak BPN.
Tidak tanggung-tanggung pagu anggaran sebesar Rp 48 miliar melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang sudah dianggarkan akan dikembalikan lagi ke kas negara untuk pembelian pesawat.
"Kita pangkas anggaran sebanyak Rp 48 miliar, kita gunakan untuk melanjutkan pembangunan sandaran dilaut sepanjang 70 meter dan pembelian pesawat,'' jelas Mappeati.***Jr
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .








