Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Untuk Memenuhi Tingginya Permintaan Masyarakat
Disperindag Dumai Ajukan Penambahan Kuota Elpiji 3 Kg
PELITARIAU, DUMAI - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Dumai mengajukan penambahan kuota gas elpiji 3 kilogram (kg) untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat.
Kepala Disperindag Dumai Zulkarnaen kepada pers di Dumai, Kamis (28/8/14) penambahan pasokan ini dalam rangka juga mengantisipasi terjadinya kelangkaan bahan bakar gas ini di tengah masyarakat.
"Kita kuatirkan juga adanya pelanggan elpiji 12 kilogram yang beralih ke 3 kg, sehingga dibutuhkan kuota minimal 6 ribu tabung per hari," katanya, seperti dilansir riauterkini.com.
Dia menjelaskan, permintaan penambahan ini berdasarkan pengkajian dampak dari rencana kenaikan harga elpiji 12 Kg oleh pemerintah, kemudian indeks kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan industri rumah tangga dan usaha mikro lainnya.
Untuk kebutuhan indeks rumah tangga secara normal yakni 3 tabung perbulan. Sedangkan untuk kebutuhan indeks home industri atau usaha mikro lainnya sebanyak 60 tabung perbulan.
"Sejauh ini pasokan di Dumai aman, namun tentu saja diperlukan pengawasan supaya penjualan elpiji 3 kilogram ini tepat sasaran. Kita memikirkan ketika kenaikan harga elpiji 12 kilogram jadi naik, maka barangkali banyak yang beralih ke 3 kilo," ungkapnya.
Disperindag, lanjutnya, juga akan menegaskan kepada 288 pangkalan resmi se-Kota Dumai agar tidak menjual lebih dari 5 tabung gas elpiji 3 kilogram kepada pembeli. Apabila kedapatan maka pangkalan akan disanksi tegas.
Langkah ini, supaya tidak ada pengecer ilegal yang berjualan gas elpiji, dan pasokan yang tersedia murni dijual kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sebanyak 288 pangkalan resmi tersebut tersebar di 33 kelurahan seluruh Dumai. Sedangkan harga resmi sesuai HET hanya Rp14.750 pertabung dengan harga di pangkalan dijual hingga Rp 15.000-Rp16.000.
"Jika menemukan kesalahan dalam penyaluran elpiji ini di tingkat pangkalan, maka silahkan buat pengaduan ke pemerintah, dan kami akan menindakklanjutinya.
Sementara, Manager Operasional SPBEE PT RMJ Perkasa Yulius mengatakan, saat ini pasokan gas LPG bersubsidi untuk Dumai bertambah sebesar 1.040 tabung perhari. Sehingga, kuota untuk Kota Dumai menjadi 4.920 tabung per hari.
Sejauh ini menurutnya, pasokan elpiji 3 Kg aman apabila pangkalan tidak menjual kepada pengecer yang tidak berizin sehingga kebutuhan untuk masyarakat masih mampu terpenuhi.
"Kita bersama Disperindag tetap akan berjuang bagaimana membuat ketegasan kepada agen dan pangkalan agar pasokan terjaga dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat umum," ungkapnya (PR-cr.Ram)
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .









