Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., menerima Piagam Penghargaan dari Kepala Kepolisian Resor Kepulauan Meranti. Piagam Penghargaan ini diserahkan sempena Hari Bhayangkara ke-80, bertempat di Halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Jalan Dorak, Selatpanjang, Rabu, (1/7/2026).
Menurut Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.IK., M.H., pemberian penghargaan kepada Datuk Seri Afrizal Cik adalah atas prestasinya memberikan kontribusi dan dedikasi dalam menjaga serta memulihkan ekosistem mangrove di wilayah Kepulauan Meranti.
Penyerahan Piagam Penghargaan kepada Datuk Seri Afrizal Cik, diserahkan oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar yang didampingi oleh Kapolres Kepulauan Meranti beserta sejumlah pejabat.
Dalam pengamatan media ini, Datuk Seri Afrizal Cik, yang dikenal sebagai budayawan dan sastrawan, dalam berkarya banyak memperjuangkan penyelamatan lingkungan.
Hal ini salah satunya telah tertuang dalam Pantun Alam yang dikarangnya.
Selain itu dalam roman yang ditulisnya berjudul Beras Kunyit untuk Takdir, Datuk Seri Afrizal Cik juga bercerita tentang alam, terkhusus lagi tentang hutan mangrove.
Selama memimpin LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, berbagai kegiatan yang dilaksanakan juga berorientasi pada penyelamatan lingkungan.
Di antara kegiatan tersebut adalah Menapak Jejak Warisan Kearifan Lokal Melayu Kepulauan Meranti (2025) Susur Sungai Jelajah Kampung (2026), dan penanaman mangrove yang bekerja sama dengan berbagai pihak (2025-2026).
Kehadiran Program Green Policing yang dilaksanakan oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.IK., M.Hum., menjadi angin segar bagi Datuk Seri Afrizal Cik dan LAMR Kepulauan Meranti.
Pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang lalu, dalam sambutan terbukanya, Datuk Seri Afrizal Cik pernah mengatakan bahwa tidak ada artinya kalau pihaknya mengaungkan pelestarian adat budaya, kalau tempat bernaungnya adat budaya itu berada, alamnya hancur dan musnah.
"Adat dan budaya apa lagi yang bisa dipertahankan, dilestarikan dan dikembangkan kalau pulau-pulau di Kepulauan Meranti ini hancur, hilang, dan runtuh menjadi lautan. Karena itu kami berterima kasih kepada Kapolda Riau dan jajarannya yang telah bekerja keras menyelamatkan alam dan lingkungan dengan program Green Policing, dengan semboyan Menjaga Tuah, Melindungi Marwah. Sebuah semboyan yang sarat akan makna.", ungkap Datuk Seri Afrizal Cik.
Sebagai seorang budayawan, dua judul pantun yang bertemakan alam dan lingkungan yang dikarang oleh Datuk Seri Afrizal Cik telah berhasil menjadi Pemenang I Lomba Pantun yang ditaja oleh Balai Bahasa Provinsi Riau dan menjadi Nominator Pemenang Lomba Pantun Kementerian BUMN bekerja sama dengan PT Balai Pustaka.
Menurut Rosbinner Hutagaol, wartawan yang selalu mengikuti dan memberitakan aktivitas seni budaya dan lingkungan, Datuk Seri Afrizal Cik adalah orang yang layak menerima penghargaan ini.
"Atas kegigihannya mengupayakan penyelamatan alam, lingkungan, khususnya ekosistem mangrove, baik secara langsung, maupun melalui karya-karya sastranya, memang pantas Datuk Seri Afrizal Cik menerima penghargaan ini," ungkap Pimpred Media Online 'riau21.com' ini.
Ketika diminta tanggapannya dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, Datuk Seri Afrizal Cik memberikan pandangan terhadap Kepolisian RI.
"Saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Dalam pandangan saya, di samping tugas pokoknya memberikan rasa aman di masyarakat, berbagai program Polri, Polda Riau, dan Polres Kepulauan Meranti manfaatnya secara nyata telah dirasakan oleh masyarakat. Bangunan jalan, jembatan presisi, green policing, penyaluran bakat dan minat, bantuan untuk kaum dhuafa, rumah ibadah, dan sebagainya yang telah dilaksanakan, semuanya bermanfaat bagi masyarakat. Hingga kini tagline POLRI UNTUK MASYARAKAT benar-benar nyata adanya. Semoga Polri terus hadir memberi yang terbaik untuk masyarakat dan bangsa ini", ucap Peraih Anugerah Budaya Provinsi Riau tahun 2024 itu.
Dalam pantauan media ini di lapangan, perayaan HUT Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan oleh Polres Kepulauan Meranti terkesan meriah dan megah.
Selain memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang berjasa, berbagai atraksi dan penampilan seni budaya ditampilkan, juga pemberian hadiah atas berbagai lomba yang dilaksanakan oleh Polres Kepulauan Meranti.**
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.









