Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Tidak Akan ada Penyelewengan Dana Aspirasi
PELITARIAU, Jakarta- Upaya DPR mengusulkan program pembangunan daerah pemilihan senilai Rp15 miliar- Rp20 miliar per anggota dewan menuai reaksi keras banyak kalangan. Beberapa anggota DPR bahkan turut mengkritik usulan dana aspirasi yang diperkirakan akan menghabiskan Rp11,2 triliun per tahun itu.
"Tidak ada istilah DPR ingin punya anggaran sendiri ataupun mengeksekusi anggaran," kata Wakil Ketua Tim Mekanisme Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP), Muhammad Misbakhun dalam diskusi 'Dana Amunisi DPR' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6).
Menurutnya, pengertian dana aspirasi tersebut bukan berarti setiap anggota DPR memegang dana sekira Rp20 miliar sebagai akal-akalan guna mengambil uang rakyat.
"Jadi program itu kita gunakan untuk usulan program pembangunan daerah pemilihan (UP2DP)," ungkap Politisi Partai Golkar tersebut.
Misbakhun menegaskan bahwa tidak akan ada penyelewengan dana aspirasi ini oleh anggota DPR. Sebab, dana yang ada langsung masuk dan diteruskan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Ia menuturkan, ketika anggota DPR mendatangi suatu daerah pilih (Dapil), anggota DPR menerima banyak usulan dan keinginan dari masyarakat. Mekanismenya, anggota DPR menerima proposal dari masyarakat, kemudian proposal tersebut diterima anggota DPR untuk diserahkan ke Sekretaris Jenderal yang nanti diterima masyarakat.
"Tidak ada sama sekali dana yang dipegang DPR. Anggota DPR hanya terima usulan proposal dari masyarakat, direkap anggota, dan kemudian disampaikan ke pemerintah melalui mekanisme penyusunan APBN yang ada," ujarnya.
Ia juga meyakini tidak akan terjadi ketimpangan pembangunan. Saat ini, kata dia, tim UP2DP terus mengkaji bagaimana caranya agar dana aspirasi ini justru menciptakan pemerataan.***okezone
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.








