Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Bantu Pindahkan Pemukiman Penduduk
Progrm Resettlement Tahap III Fokus di Teluk Pulau
PELITARIAU, Bagansiapiapi- Berbeda dengan program Rumah Layak Huni (RLH) yang juga dilaksanakan Badan pemberdayaan masyarakat (Bapemas) Rokan hilir (Rohil). Tahun 2014 lalu, Proses pemindahan penduduk untuk bertempat tinggal di tempat lain (resettlement,red) sukses dilakukan Pemkab Rohil.
Program resettlement bentuk perhatian Pemkab Rohil kepada masyarakat, biaya untuk lahan, pembangunan rumah, jalan ke pemukiman dan listrik ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah serta listrik dari PLN juga dialiri ke tempat resettlement yang dimaksud.
Kepala Bapemas Rohil, Murniwati, mengatakan, secara umum program resetlemen tahap I, II dan III sudah selesai, sebagian rumah tersebut sudah ditempati masyarakat. "pembangunan rumah terpadu atau retselemen tahap III. Kegiatan tersebut difokuskan di Kepenghuluan Teluk Pulau, Kecamatan Rimbo Melintangpembangunan rumah terpadu atau retselemen tahap III. Kegiatan tersebut difokuskan di Kepenghuluan Teluk Pulau, Kecamatan Rimbo Melintang," katanya.
Perumahan yang dibangun berada pada satu hamparan, program ini dalam rangka penyebaran penduduk yang ada pada satu daerah, membuka pemukiman baru maupun membantu masyarakat setempat yang mengalami masalah bencana seperti abrasi.
Program RLH ditujukan bagi warga miskin namun memiliki lahan sendiri, pemerintah hanya membangun rumah dan diperuntukkan bagi penerima secara pribadi. Keberadaan RLH tidak dalam satu hamparan seperti resetlement namun tersebar sesuai dengan lokasi lahan yang dimiliki oleh warga penerima bantuan RLH.
Dia menambahkan, pada tahun 2013 lalu, Pemkab telah membangun sejumlah pemukiman terpadu ini di Kecamatan Bangko, Simpang Kanan. Sebelumnya, pengerjaan resetlemen tahap II telah rampung sebanyak 20 unit di Kepenghuluan Teluk Pulau, 10 unit rumah di Rimba Melintang, 15 unit di Darussalam kecamatan Sinaboi, 10 unit di kecamatan Pekaitan dan di sejumlah kecamatan lainnya.
"Sebagian resetlement sudah ditempati, dengan persyaratan yang sudah ditentukan, tahun kemaren kenapa kita fokus pada Teluk Pulau karena di sana ada korban abrasi," jelasnya. *Adv/Jar
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.








