Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Lapas Pekanbaru Berikan Pelatihan Pembuatan Sepatu Kepada Warga Binaan
PELITARIAU, Pekanbaru – Pelatihan kemandirian merupakan suatu wadah dalam mengembangkan minat dan bakat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bekal mereka untuk kembali dan diterima oleh masyarakat. Kali ini, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru memberikan pembinaan kemandirian kepada warga binaan berupa pelatihan pembuatan sepatu, Sabtu (26/07).
Bertempat di Aula Sahardjo Lapas Pekanbaru, antusias warga binaan sangat terlihat dalam mengikuti pelatihan. Hal ini dapat dibuktikan dari keseriusan dan banyaknya jumlah warga binaan sebagai peserta pelatihan yang ikut mendaftar untuk kegiatan tersebut. Mereka yang mengikuti kegiatan pelatihan ini telah diseleksi terlebih dahulu melalui mekanisme asessment minat dan bakat.
Dalam sesi wawancara salah satu peserta menuturkan kebahagiaan dan ucapan terimakasih diberikan kepada Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang telah mengagendakan kegiatan pelatihan bagi warga binaan, tentunya ini semua sangat berguna bagi setiap peserta, “Kami semua berterimakasih kepada jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Kalapas dan terkhusus Seksi Kegiatan Kerja yang telah memberikan kegiatan pelatihan kemandirian ini, dengan pelatihan ini kami mendapatkan keterampilan tentang cara membuat sepatu,” ujarnya.
Program pembinaan kemandirian bagi warga binaan merupakan sentral pelatihan pengembangan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki masing-masing warga binaan. Penyediaan wadah edukasi merupakan bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam menjadikan warga binaan yang berwawasan dan memiliki kompetensi, oleh sebab itu memerlukan keseriusan dalam hal pemberdayaan.
Kepala Lapas Pekanbaru, Erwin Fransiskus Simangunsong, dalam kesempatan terpisah menuturkan, "Tujuan Pemasyarakatan yakni membentuk warga binaan agar menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri dan tidak mengulangi tindakan pidana. Upaya yang dilakukan oleh Lapas Kelas IIA Pekanbaru adalah menjalankan program yang telah dirumuskan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yakni memberikan program pembinaan kemandirian, agar warga binaan setelah keluar dari Lapas mereka dapat mandiri memenuhi kebutuhannya,” tutupnya.
Kegiatan pelatihan Warga Binaan Pemasyarakatan ini bekerja sama dengan pihak ke tiga dalam hal ini PT. Vision Training Center yang diikat di dalam sebuah MOU. Instruktur yang dihadirkan dan ditunjuk adalah mereka yang sudah terampil dan sangat handal di bidangnya masing masing serta telah memiliki sertifikasi uji kompetensi asessor.**Prc6
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .









