Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pendidikan Anak Butuh Sinergi
MTsN 1 Inhu Gelar Seminar Parenting, Bahas Pola Asuh Positif dan Sinergi Orang Tua-Madrasah
PELITARIAU, Inhu - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau menggelar Seminar Parenting bertema "Pola Asuh Positif untuk Generasi yang Berakhlak Mulia". Kegiatan ini berlangsung di Mushola sekolah dan dihadiri oleh para wali murid kelas VII, Sabtu (19/07/2025).
Seminar ini menghadirkan narasumber dari Indragiri Consulting, yaitu Linda Astuti, S.Psi, M.Psikolog, yang membawakan materi seputar pola asuh dan peran sinergis antara madrasah, orang tua, dan anak dalam pembentukan karakter.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala MTsN 1 Inhu, Hendri Donal, S.Pd, M.Si, para guru dan staf tata usaha, serta Ketua Komite MTsN 1 Inhu, Arifin Achmad dan para walimurid Kelas VII.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 1 Inhu, Hendri Donal, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme para peserta yang mengikuti kegiatan ini.

"Semoga seminar ini menambah wawasan dan pengetahuan kita semua, serta membawa manfaat dalam mendidik anak-anak kita menjadi pribadi yang berakhlak mulia," ungkapnya.
Setelah sambutan, Hendri Donal secara resmi membuka seminar dan memberikan waktu sepenuhnya kepada narasumber untuk menyampaikan materi.
Peran Orang Tua dan Madrasah dalam Pendidikan Anak
Dalam paparannya, Linda Astuti menjelaskan pentingnya membangun sinergi dari rumah ke madrasah dalam mendukung perkembangan anak. Ia memperkenalkan Teori Ekologi Bronfenbrenner, yang menyebutkan bahwa perkembangan individu dipengaruhi oleh lima sistem lingkungan yang saling berkaitan, yaitu:
.jpg)
1. Mikrosistem (lingkungan terdekat seperti keluarga dan sekolah),
2. Mesosistem (hubungan antar mikrosistem),
3. Eksosistem (lingkungan tidak langsung seperti tempat kerja orang tua),
4. Makrosistem (nilai budaya dan norma masyarakat), dan
5. Kronosistem (dimensi waktu dan perubahan dalam kehidupan individu).
Selain itu, Linda juga membahas berbagai pola pengasuhan terhadap anak, yaitu:
Otoriter
Demokratis
Penelantaran
Permisif (memanjakan)
.jpg)
Tiga Fase Mendidik Anak dalam Islam
Ia menambahkan bahwa dalam perspektif Islam, mendidik anak dibagi menjadi tiga fase penting berdasarkan usia:
Usia 0–7 tahun: Anak diperlakukan seperti raja (fase kasih sayang dan pembentukan kedekatan),
Usia 7–14 tahun: Anak diperlakukan sebagai tawanan (fase pembentukan disiplin dan tanggung jawab),
Usia 14–21 tahun: Anak diperlakukan sebagai sahabat (fase pembinaan komunikasi dan kepercayaan).

Seminar berlangsung lancar dan interaktif. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab antara para wali murid dan pemateri, yang disambut antusias oleh peserta. **ADV/JMSI
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.









