Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Biasakan Hidup Sehat
Melihat Rutinitas SD Negeri 021 Pasir Kemilu Rengat
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka membiasakan hidup bersih dan sehat di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 021 Pasir Kemilu Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), rutin melakukan pemeriksaan kuku ketika siswa masuk ke ruang kelas. Himbauan untuk menjaga kebersihan diri juga rutin dilakukan oleh setiap guru kepada siswa siswinya.
Demikian disampaikan Kepsek SDN 021 Pasir Kemilu, Syafridah Spd SD kepada tim wartawan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Inhu Selasa (29/4/2025) di Rengat. "Kami rutin menghimbau peserta didik untuk senantiasa menjaga kebersihan diri, khususnya kebersihan kuku. Kuku yang panjang dan kotor dapat menjadi tempat berkembang biaknya kuman dan penyebab berbagai penyakit," kata Syafridah.
Oleh karena itu, kata Kepsek, guru melakukan pemeriksaan rutin kebersihan kuku peserta didik setiap hari Senin pagi. "Kami mohon kerja sama dari orang tua wali murid untuk membantu mengingatkan dan memastikan anak-anak memotong kuku secara teratur di rumah," kata Syafridah berharap.
.jpg)
Disampaikan juga, peserta didik di SDN 021 Rengat menanamkan kebiasaan hidup bersih sejak dini, demi kesehatan dan kenyamanan bersama. "Saya juga ikut memeriksa kuku siswa, siswa tidak boleh memiliki kuku panjang, hal ini untuk menciptakan kedisiplinan siswa," jelasnya.
Pemeriksaan kuku anak sekolah memiliki beberapa manfaat penting, antara lain:
1. Menjaga kebersihan dan kesehatan:
Kuku yang kotor dapat menjadi sarang kuman dan menyebabkan infeksi, terutama bila anak suka menggigit kuku atau menyentuh makanan dengan tangan.
2. Mencegah penyebaran penyakit:
Kuku yang panjang dan kotor dapat membawa bakteri atau parasit seperti cacing, yang bisa menyebar ke anak lain.
3. Membentuk kebiasaan hidup bersih:
Pemeriksaan rutin melatih anak untuk selalu menjaga kebersihan kuku dan menjadi bagian dari pola hidup sehat.
4. Deteksi masalah kesehatan dini:
Perubahan warna atau bentuk kuku bisa menjadi tanda masalah kesehatan seperti kekurangan gizi atau infeksi jamur.
.jpg)
5. Meningkatkan disiplin dan tanggung jawab: Anak menjadi terbiasa merawat diri dan bertanggung jawab atas kebersihannya.
Aktif Ekstrakurikuler TIK dan Pramuka
SD Negeri 021 Pasir Kemilu Rengat, terus mendorong pengembangan minat dan keterampilan siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler. Saat ini, sekolah tersebut aktif melaksanakan Ekskul Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk siswa kelas 4, 5, dan 6, serta kegiatan Pramuka yang rutin digelar setiap hari Selasa di luar jam sekolah.
Kepala SDN 021 Pasir Kemilu Syafridah mengatakan, bahwa kegiatan ekstrakulikuler merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membekali siswa dengan keterampilan dan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan serta kerja sama tim.
"Pembelajaran TIK menjadi penting agar siswa terbiasa dan tidak gagap teknologi, sedangkan Pramuka kami jadikan sebagai wadah pembentukan karakter," ujarnya.
Kegiatan ekstrakurikuler ini mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung, baik di labor komputer maupun dalam kegiatan kepramukaan di lapangan.
.jpg)
Dengan adanya kegiatan ini, pihak sekolah berharap siswa dapat berkembang secara seimbang, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik.
Rutin Kegiatan Keagamaan dan Senam Pagi
Dalam rangka menanamkan nilai-nilai keagamaan dan membentuk karakter sehat sejak dini, SD Negeri 021 Pasir Kemilu Rengat aktif melaksanakan berbagai kegiatan pembinaan siswa di luar kegiatan belajar mengajar. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh para guru kelas dan dilaksanakan secara rutin setiap pekan.
Kepala SDN 021 Pasir Kemilu Syafridah menjelaskan, bahwa setiap hari Jumat pagi, para siswa dipandu membaca Surah Yasin dan melaksanakan sholat Duha secara bersama-sama di lingkungan sekolah.
"Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter religius siswa, membiasakan mereka dengan ibadah sunnah sejak dini, serta menanamkan ketenangan sebelum memulai aktivitas belajar," ujarnya.
Selain kegiatan keagamaan, setiap Jumat pagi para siswa juga membawa infaq sebagai bentuk latihan berbagi dan kepedulian sosial. "Nilai-nilai kepedulian dan kebiasaan bersedekah penting ditanamkan sejak usia dini,” tambahnya.
Tak hanya itu, pada setiap Sabtu pagi, seluruh siswa juga mengikuti kegiatan senam bersama yang dinamakan "Senam Anak Indonesia Hebat", sebagai upaya menjaga kesehatan jasmani dan meningkatkan semangat belajar.
Rangkaian kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari para orang tua dan guru, serta menjadi bagian dari program pembiasaan positif di lingkungan sekolah. **Adv/JMSI
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
PELITARIAU, Pekanbaru – Wujud kepedulian terhadap sektor pertanian terus ditun.
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.









