Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1115 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2775 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5334 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2443 Kali
BJ Habibie: Indonesia Terkendala Kepemimpinan
BJ Habibie
PELITARIAU.COM - Presiden ketiga Indonesia, Bacharudin Jusuf Habibie, optimistis terhadap kemampuan daya saing bangsa khususnya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi walau dia nyatakan juga negara ini terkendala kepemimpinan.
"Tidak ada alasan untuk pesimis, karena SDM Indonesia mempunyai bibit yang bagus-bagus," kata Habibie, usai menggelar pertemuan dengan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), di kediamannya, Jakarta, Minggu.
Habibie sendiri contohnya, dia pernah menduduki posisi strategis pada perusahaan pembuat pesawat terbang utama dunia, Messerschmidt Bolkow-Blohm, Jerman Barat (saat itu), dan juga turut merancang struktur pesawat tempur Panavia Tornado buatan konsorsium Eropa Barat, pada dasawarsa '80-an.
PT Nurtanio (kemudian menjadi PT Dirgantara Indonesia) juga turut dia kembangkan dan besarkan. Bersama beberapa tokoh nasional lain, Habibie juga mendirikan dan membesarkan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia. Usai diskusi itu, Habibie menjelaskan bahwa Indonesia masih dalam tahap berkembang ke arah yang lebih baik, sehingga masa-masa susah harus dilewati.
"Bangsa ini memiliki orang-orang terbaik, dulu saya saja dengan segala kemampuan bisa membuat pesawat, sekarang dengan generasi penerus yang cukup gizi pasti bisa melampaui," tuturnya.
Lebih lanjut, Habibie berpendapat SDM Indonesia sudah baik, namun terkendala dalam masalah kepemimpinan. Ia menganggap Indonesia kurang sosok pemimpin. "Kreatif dan produktif akan lebih baik jika didukung lapangan pekerjaan, agar bisa maksimal menyalurkan kemampuannya," katanya.
Dia katakan, untuk mengeluarkan kemampuan terbaik seorang individu dibutuhkan visi misi pemimpin yang terpercaya. Ia berharap, agar generasi muda bisa mendedikasikan ilmu dan kemampuannya untuk kemajuan bangsa Indonesia, sehingga dapat menularkan ilmunya kepada seluruh masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Habibie juga berharap melalui AIPI bisa melahirkan 1.000 akademisi yang bisa mendukung proses kemajuan bangsa. Saat ini AIPI hanya memiliki sekitar 80 anggota dari akademisi, dan memiliki target selalu bertambah anggota setiap bulannya.
"Saya berharap hingga bulan Oktober mendatang bisa mencapai 1.000 anggota yang kompeten dari Sabang hingga Merauke untuk menularkan ilmunya kepada nusa dan bangsa," katanya.***hf
BERITA LAINNYA +INDEKS
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.








