Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pada PSU Efek
Titik Nadir Kejayaan Golkar di Inhu, Kursi Pimpinan DPRD Lepas di Pemilu 2024
PELITARIAU.com - Hilangnya kursi anggota DPRD terpilih atas nama Budi Santoso Daerah pemilihan (Dapil) V Indragiri hulu (Inhu)-Riau, dari partai Golkar pasca Pemungutan Suara Ulang (PSU) satu TPS di Kecamatan Sungai Lala Sabtu (29/6/2024), menjadi titik nadir bagi Golkar Inhu setelah mengalami kejayaan.
Menurunnya perolehan suara partai Golkar di Inhu pada pemilu legislatif 2024, menjadikan partai Golkar terdegradasi sebagai calon unsur pimpinan DPRD Inhu, menjadi titik nadir bagi Golkar Inhu setelah mengalami kejayaan yang begitu fenomenal pada era sebelumnya baik ketika dipimpin oleh almarhum H Soegianto maupun ketika dipimpin oleh anaknya H Yopi Arianto, Bupati Inhu 2 periode.
Pengamat Politik Pemerintahan, DR Panca Setyo Prihatin MSi yang juga dosen Pascasarjana Universitas Islam Riau (UIR) ketika dimintai tanggapannya menjelaskan, dalam memandang dinamika partai politik secara umum, maka kekuatan partai politik setidaknya harus mempunyai beberapa indikator, diantaranya popularitas ketua, kerja politik nyata di masyarakat, dan konsolidasi partai sampai ke akar rumput.
"Popularitas ketua partai ini, disebabkan oleh kerja-kerja politik yang nyata secara konsisten sehingga peran di tengah masyarakat itu merindukan yang tidak bisa dinilai dengan uang," kata Doktor Panca ketika dimintai tanggapannya Minggu (30/6/2024).
Doktor Panca yang saat mengaku sedang di Korea selatan (Korsel) menyelesaikan Studi Smart City dan Good Governance di Inha University Korsel, mengetahui perkembangan hasil PSU menggeser perolehan kursi partai Golkar ke PPP, sekaligus melengserkan harapan partai Golkar masuk dalam unsur pimpinan di DPRD Inhu diketahui dari informasi berita yang dibuat wartawan.
Popularitas seorang ketua partai politik, yang pertama itu kata Doktor Panca, seperti ada hipnotis yang begitu kuat, sehingga masyarakat secara sukarela memberikan dukungan politik kepada kehendak politiknya.
Yang kedua tentu terkait dengan kerja nyata di masyarakat tanpa membedakan suku ras dan agama. "Sebagai tokoh dan ketua partai, maka kerja politik nyata itu sangat berdampak bagi kekuatan dukungan politik, Bukan soal money politik tapi pemimpin partai selalu hadir di tengah masyarakat dan memberi solusi konkrit bagi masalah yang terjadi," ujar Doktor Panca.
Yang terakhir yang menjadi tolak ukur gagalnya Golkar masuk menjadi partai pemenang di Inhu, tentu kerja politik partai dalam melakukan konsolidasi sampai ke tingkat pengurus terendah, menggerakkan unsur yang mendirikan dan didirikan oleh partai seperti organisasi sayap.
Kalau di Golkar disebut Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), harusnya diberikan porsi yang besar. Karena, pemilih milenial dan gen Z hari itu mencapai 50 persen lebih dan jika lengah maka partai lain pasti akan mengambilnya. "Golkar Inhu gagal merebut suara milinial di pemilu legislatif 2024 ini," ucapnya.
Kesimpulannya jika partai Golkar Inhu ingin kembali berjaya seperti masa lalu, kata pengamat pemerintahan ini, maka Golkar Inhu harus kembali melakukan kerja kerja politik yang komprehensif, dan jika tidak berbenah, tidak mustahil Golkar Inhu hanya tinggal kenangan. **Prc01
DPRD Riau Turun ke Warga: Ginda Burnama Sosialisasikan Ranperda RT RW di Marpoyan Damai
PELITARIAU, PEKANBARU – Anggota DPRD Provinsi Riau, Ginda Burnama ST MT, mengg.
Ini Kata Mona Sri Wahyuni Usai Pelantikan Pengurus PAN se Riau oleh Zulkifli Hasan
PELITARIAU, Pekanbaru - Anggota DPRD kota Pekanbaru, Mona Sri Wahyuni SE, AK men.
Polres Pelalawan Gerebek Rumah Kontrakan di Rawang Sari, 28 Paket Sabu Disita
PELITARIAU, Pelalawan - Sat Resnarkoba Polres Pelalawan kembali menggagalkan per.
DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau Gelar Berbuka Puasa Bersama Dan Santuni Puluhan Anak Yatim
PELITARIAU Pekanbaru - Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Riau .
Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto: Konferda Momentum Untuk Memperkuat Akar Rumput Partai dan Kader
PELITARIAU, Pekanbaru – Sabtu (22/11/2025) bertempat di Hotel Labersa Se.
Drs H Asra Faber MM: Orang Baik Harus Paham Politik Jika Tidak, Penjahat yang Kendalikan
PELITARIAU, Sumbar - Orang baik, harus paham mengenai politik. Jika tidak,.









