Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Kapolres Kepulauan Meranti Langsung Turun Tinjau Lokasi Runtuhnya Jembatan Sungai Perumbi
PELITARIAU, Meranti - Kabupaten Kepulauan Meranti dihebohkan ambruknya jembatan Panglima Sampul di sungai Perumbi, Rabu (22/5/2024). Jembatan ini adalah Jembatan yang menghubungkan Desa Gogok Darussalam dengan Desa Alai Kecamatan Tebing Tinggi Barat. Dengan kejadian tersebut Kapolres Kepulauan Meranti turun langsung meninjau lokasi ambruknya jembatan di desa alai tersebut.
Saat peninjauan, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setyawan, S.H.,S.I.K, didampingi KKabagops Polres Kepulauan Meranti KOMPOL Yudi Setiawan, S.H., M.H, Kasat Lantas Polres Kepulauan Meranti AKP Basuki Yuniarto, Camat Tebing Tinggi Barat Rinaldi, S.H., M.Si, dan Kapolsek Tebing Tinggi Barat IPTU Herry Juana Putra
Kapolres Kep. Meranti AKBP KURNIA SETYAWAN, S.H.,S.IK saat melakukan peninjauan menyampaikan runtuhnya Jembatan Sungai Perumbi yang menghubungkan Desa Gogok Darussalam dengan Desa Alai Kecamatan Tebing Tinggi Barat yang terjadi pada pukul 11.00 Wib.
"Setelah kejadian Runtuhnya jembatan Sungai Perumbi saya menugaskan Personil Sat Polairud Polres Kepulauan Meranti melakukan patroli laut di sekitaran Runtuhnya jembatan dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang akan menyeberangi sungai, juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati di lokasi jatuhnya jembatan,"tutur Kapolres
Kapolres AKBP Kurnia Setyawan, S.H.,S.IK., memastikan pada saat terjadi runtuhnya Jembatan Sungai Perumbi yang menghubungkan Desa Gogok Darussalam dengan Desa Alai Kecamatan Tebing Tinggi Barat tidak ada korban jiwa.
"Kami Upayakan Sat lantas Polres Kepulauan Meranti telah memberi rambu - rambu lalu lintas agar masyarakat tidak melewati jalan dan jembatan tersebut kemudian mengecek jalur alternatif jalan darat melalui Desa Mantiasa yang bisa digunakan kendaraan roda dua dengan jarak tempuh lebih kurang 30 menit," ucap Kapolres
Sambungnya lagi," Saat ini pihak Camat Tebing Tinggi Barat, Dishub kabupaten Kep Meranti dan, Kapolsek Tebing Tinggi Barat melaksanakan rapat koordinasi terkait jalur alternatif yang akan di gunakan masyarakat untuk keluar masuk Desa Alai dan Desa Gogok Darussalam, terutama di sekitar Sungai Perumbi. Dengan direncanakan akan dibuat dermaga sementara untuk penyeberangan Kempang atau Kapal pompong," tutup Kapolres. **
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.









