Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Diskusi dengan Generasi Muda Kampar, Kapitra: Saya Hadir untuk Orang Riau
PELITARIAU, Kampar - Generasi milenial atau Gen Z Kabupaten Kampar, Jumat (28/7/2023) malam menggelar diskusi dengan Caleg DPR-RI Dapil Riau 2, Dr M Kapitra Ampera SH., MH, di Cafe Laterra Bangkinang Kota.
Dalam diskusi ini berkembang pertanyaan dari anak muda yang mengaku sudah mengenal Kapitra Ampera dari pemberitaan dan acara televisi serta cukup tenar. Tetapi mengapa Kapitra ingin maju sebagai Caleg DPR-RI, apa yang menjadi visi misinya dan apa yang akan dilakukan jika terpilih menjadi anggota parlemen.
Menjawab pertanyaan tersebut Kapitra Ampera mengatakan, saat ini adalah waktunya untuk mendengar apa yang diinginkan rakyat, bukan menyampaikan visi dan misi yang didalamnya belum tentu ada keinginan masyarakat
"Rakyat pemilik Republik ini dan rakyat pula yang melahirkan pemimpin. Jangan mau dibodohi dengan visi misi, sampaikan apa yang diinginkan," kata Kapitra.
Menurut Kapitra, sejak bertahun-tahun persoalan yang disampaikan masyarakat itu nyaris sama, soal kemiskinan, soal pengangguran, infrastruktur buruk hingga pengangguran. Lalu kemana para pemangku kekuasaan yang seharusnya memperjuangkan rakyat.
"Kemana perginya para pemimpin yang telah dipilih oleh rakyat itu?" kata Kapitra.
Menurut Kapitra hal ini terjadi karena selama ini masyarakat disodori visi dan misi calon pemimpinnya, bukan calon pemimpin yang mendengar apa yang diinginkan masyarakat, sehingga saat duduk para pemimpin tidak mengerti apa kebutuhan rakyat.
Melihat kondisi tersebut, khususnya di Kabupaten Kampar kata Kapitra, dirinya punya keterpanggilan untuk duduk di Parlemen agar bisa menjadi jembatan aspirasi masyarakat. Agar bisa lebih memperjuangkan hak-hak masyarakat.
Menurut Kapitra, di negeri yang kaya raya ini, di Riau yang kaya minyak dan sawit tetapi infrastrukturnya buruk, kemiskinan dan pengangguran tinggi, itu karena tidak ada yang menjembatani ke pusat kekuasaan agar kekayaan Riau tersebut dikembalikan untuk kesejahteraaan masyarakat Riau
Selama ini kata Kapitra, masyarakat Riau sukses memilih wakilnya untuk duduk di parlemen, tapi tidak sukses mendudukan wakil yang menjadi jembatan aspirasi mereka. Padahal Kekuasaan DPRRI itu besar, untuk bisa membela kepentingan rakyat yang diwakilinya.
"Meski telah berjuang untuk masyarakat Riau, contohnya mengembalikan tanah ulayat masyarakat, tapi Saya tidak punya lembaga untuk memperbaiki sistim, sehingga perjuangan itu tidak maksimal. Dengan duduk di DPRRI, perjuangan itu lebih jelas dan lebih luas, karena DPRRI itu punya kekuatan besar," kata Kapitra.**prc6 rilis
Bupati Asmar Percepat Persiapan Lahan Gudang Bulog di Dorak, Targetkan Pembangunan Segera Dimulai
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar memimpin rapa.
Pemkab Meranti dan Konsulat Malaysia Perkuat Kerja Sama, Buka Peluang Kerja, Beasiswa, hingga Pasar Produk Lokal
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus memperkuat hub.
Bupati Asmar Ingatkan Pilkades Jangan Sampai Pecah Belah Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar mengingatkan seluru.
Bupati Asmar Lepas Kontingen E-Sport Meranti, Targetkan Tembus Tiga Besar dan Lolos ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Semangat membara mengiringi keberangkatan kontingen E.
Polresta Pekanbaru Terima Asistensi dan Verifikasi Lapangan Scaling Up Inovasi Pelayanan Publik Polri
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru menerima kunjungan Tim Asistensi da.
Diduga Jadi Korban Begal, Pria di Selatpanjang Akui Rekayasa Cerita Karena Terlilit Utang
PELITARIAU,Meranti - Kabar dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (cura.









