Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Plt Bupati Asmar Buka Rapat Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting
PELITARIAU, Meranti - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar membuka Rapat Kolaborasi Penanganan Kawasan Perumahan Secara Terpadu dalam rangka Penanganan Kemiskinan Ekstrem (PKE) dan Stunting tahun 2023, di Aula Kantor Bupati, Kamis (20/7/2023).
Rapat yang dilaksanakan oleh Dinas Perkim dan LH Kepulauan Meranti itu dihadiri Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera III, Zubaidi, MT dan Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Zulkarnain Lubis.
H. Asmar mengatakan, penataan kawasan kumuh sangat berkaitan dengan program pencegahan stunting. Oleh karena itu penataan kawasan kumuh perlu terus didorong, agar terjadi kolaborasi dan sinkronisasi terhadap penanganan stunting di Kepulauan Meranti.
"Alhamdulillah, kita Pemkab Kepulauan Meranti memiliki komitmen tinggi dalam percepatan penurunan stunting ini. Hal tersebut terbukti dari hasil penilaian Meranti peringkat ke-3 dari 12 kabupaten/kota di Riau," ujar Asmar.
Dijelaskannya, terjadi penurunan capaian prevalensi stunting dari tahun 2021 sebesar 23,3% menjadi 17,5% pada tahun 2022.
Asmar berharap hasil itu dapat terus ditingkatkan, agar di tahun 2024 bisa mencapai target nasional sebesar 14%.
"Bahkan kalau bisa zero stunting. Untuk itu butuh komitmen yang kuat dari semua stakeholder. Agar generasi masa depan unggul, berdaya saing, dan berkualitas," ungkapnya.
Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera III, Zubaidi memaparkan beberapa panduan dalam seleksi penanganan kawasan perumahan secara terpadu. Sekaligus menjelaskan jenis kegiatan yang ditangani dan calon usulan lokasi kegiatan.
"Jadi dari isu strategis, dilihat dari gambaran kemiskinan dengan indikator tingkat penduduk miskin ekstrem Kabupaten Kepulauan Meranti pada tahun 2022 sebesar 5,53 % dengan jumlah penduduk miskin ekstrem sebanyak 10.500 jiwa," jelasnya.
Kegiatan dilanjut dengan pemutaran video paparan pembangunan penanganan kawasan perumahan secara terpadu, diskusi dan diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan bersama.
Hadir dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Bambang Suprianto, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Randolph, perwakilan Bappedalitbang Provinsi Riau, Kadis Perkim dan LH Kepulauan Meranti Saiful Bakhri, Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappedalitbang Kepulauan Meranti Kartini, pimpinan perusahaan, pimpinan perbankan, Baznas Kepulauan Meranti, OPD terkait, Camat Pulau Merbau, Kepala Desa Centai, dan undangan lainnya. **
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.









