Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Musrenbang Kepulauan Meranti Dimulai, Bupati Adil : Harus Mengacu 7 Program Strategis
PELITARIAU, Meranti - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti telah memulai pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2023.
Forum pemangku kepentingan mulai dari tingkat desa, kecamatan dan kabupaten itu dibuka secara virtual oleh Bupati H. Muhammad Adil, SH, MM di Aula Kantor Bupati, Senin (6/3/2023).
"Musrenbang ini harus mengacu pada 7 program strategis. Targetkan 2024 sudah terlaksana dengan baik, sehingga pemerataan pembangunan bisa terasa hingga ke desa-desa," ujar Bupati.
Dijelaskan Adil, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, angka kemiskinan di Meranti turun 1,84% di tahun 2022. Yang mana, tercatat turun dari 25,68% menjadi 23,84%.
"Tentunya ini merupakan hasil kerjasama seluruh pihak dalam menjalankan program-program yang menyasar ke masyarakat secara langsung," sebut Adil.
Meski begitu, ia melanjutkan angka kemiskinan di Meranti masih tergolong tinggi dan perlu diintervensi melalui berbagai program dari masing-masing SKPD.
"Selain itu, yang menjadi target kita adalah menaikkan indeks pembangunan manusia (IPM), menekan angka pengangguran dan juga pengendalian inflasi," tambah Bupati.
Kegiatan tersebut dilakukan selama 3 hari, dimulai dari tanggal 6 sampai dengan 8 Maret 2023 dan dilaksanakan dengan tiga gelombang. Yaitu Senin untuk Kecamatan Tebingtinggi, Tebingtinggi Barat, dan Kecamatan Tebingtinggi Timur. Kemudian Selasa untuk Kecamatan Rangsang, Rangsang Barat, dan Rangsang Pesisir. Sedangkan Rabu untuk Kecamatan Pulau Merbau, Merbau, dan Tasik Putri Puyu.
Camat Tebingtinggi Masnawi mengatakan dalam musrenbang kali ini, pihaknya mengusulkan pembangunan drainase di seluruh daerah rawan banjir. Dengan begitu, diharapkan pada akhir tahun 2024 kecamatan tersebut bebas dari banjir.
"Untuk Kecamatan Tebingtinggi, dari pihak kecamatan, desa dan kelurahan sepakat untuk khusus mengusulkan pembangunan drainase di daerah rawan banjir," ujar Masnawi. **
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
PELITARIAU, Pekanbaru – Wujud kepedulian terhadap sektor pertanian terus ditun.
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.









