Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Studi Strategi Kebijakan Nasional, Bappenas : Meranti Perlu Mendapat Atensi Khusus
PELITARIAU, Jakarta - Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil, SH, MM memboyong sejumlah pejabatnya, mulai dari Sekretaris Daerah, para Asisten Setdakab, Staf Ahli Bupati, dan para Kepala OPD hingga camat hingga puluhan kepala desa ke Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas di Jakarta, Rabu (18/1/2023).
Rombongan bupati diterima langsung oleh Direktur Regional I Deputi Bidang Pengembangan Regional Abdul Malik Sadat Idris, ST, M.Eng.
Secara umum Bupati Adil menyampaikan kondisi kabupaten yang dipimpinnya. Mulai dari minimnya infrastruktur, tingginya angka kemiskinan ekstrem, rendahnya sumber daya manusia dan juga isu penting lainnya.
"Sebenarnya kami ini (Meranti) terlupakan oleh pemerintah pusat. Sejak Indonesia merdeka hingga kini 14 tahun Meranti dimekarkan, perhatian pemerintah pusat sangat minim sekali. Makanya hari ini kami datang untuk mengingatkan," kata Bupati.
Lebih lanjut menurutnya, Bappenas merupakan kementerian yang memiliki tugas dan fungsi perencanaan sebagai dasar serta pedoman bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan.
"Untuk itu, kami berharap Bappenas bisa menindaklanjuti usulan dan masukan yang disampaikan oleh Pemkab Kepulauan Meranti," ujarnya.
Direktur Regional I Bappenas Abdul Malik Sadat Idris menyampaikan pertemuan pihaknya dengan Pemkab Meranti merupakan tahap awal. Untuk itu dia ingin fokus pada hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat banyak terlebih dahulu.
"Hari ini kita kick off dulu. Untuk tahap awal, kita mesti kuatkan pendapatan masyarakat berbarengan dengan infrastruktur. Jadi perekonomian bisa berputar dulu," katanya.
Abdul Malik mengaku bahwa selama ini ada stigma bahwa Provinsi Riau merupakan daerah yang kaya, seakan tidak memerlukan bantuan. Tetapi, tambahnya, masih ada kabupaten yang mengalami ketimpangan dengan kabupaten/kota lainnya di Riau.
"Ternyata ada yang tertinggal. Daerah seperti ini (Meranti) perlu mendapat atensi khusus," sebutnya.
Dia juga memerintahkan para pejabat eselon III dan perencana di jajarannya untuk mengagendakan melihat langsung kondisi rill di Kepulauan Meranti. Dia juga mengajak perencana dari direktorat lainnya ikut turun dan mempelajari kondisi di lapangan.
"Ini jadi sarana pembelajaran terutama perencana muda lintas sektor di Bappenas. Jangan kita hanya merencanakan dari atas langit. Meranti ini bisa jadi studi kasus untuk memperbaiki strategi kebijakan nasional," ungkapnya.
Audiensi itu juga disambungkan lewat zoom meeting dengan berbagai direktorat untuk membicarakan dan mengusulkan program yang bisa dilakukan untuk Kepulauan Meranti. **
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.
Kalapas Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin Keamanan dan Deteksi Dini
PELITARIAU Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mela.
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
PELITARIAU, Pekanbaru – Wujud kepedulian terhadap sektor pertanian terus ditun.
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.









