Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Diikuti 63 Peserta, Bupati Buka Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan IX dan X
PELITARIAU, Meranti - Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil, SH, MM membuka secara virtual Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti di Aula Gedung Hijau Kantor Bupati, Rabu (12/10/2022).
Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKPSDM Kepulauan Meranti Juwita Ratna Sari, mengatakan PKA ini diikuti sebanyak 63 peserta yang terdiri dari pejabat administrator di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.
"Pelatihan ini dilaksanakan selama 908 jam pelajaran atau setara dengan 105 hari dan akan ditutup pada 28 Desember 2022 mendatang," sebutnya.
Kepala BPSDM Provinsi Riau Drs. Asrizal, M.Pd mengatakan sesuai Undang-undang No 5 tahun 2014 ada 3 fungsi dari ASN yang harus dilaksanakan. Yakni melaksanakan kegiatan publik, pelaksanaan pelayan publik serta perekat dan pemersatu bangsa.
Ketiga fungsi tersebut sangat membutuhkan kompetensi ASN yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipenuhi oleh setiap ASN agar mampu melaksanakan fungsi tersebut.
"Mohon ikuti tahapan-tahapannya, dan menyelesaikan segala tugas yang diberikan nantinya," jelasnya.
Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil, SH, MM mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah dipilih untuk mengikuti Diklat PKA ini. Tidak semua pejabat administrator mendapatkan kesempatan ini, tapi hanya peserta yang dinilai memiliki kompetensi yang signifikan untuk dikembangkan dalam karir kepemimpinannya.
"Ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni dengan mengembangkan kompetensi Pejabat Administrator," tambahnya.
Sebagai pejabat struktural, kata bupati, pejabat administrator harus memiliki kompetensi manajerial yang dibutuhkan dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan, baik pusat maupun daerah, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Lebih jauh dijelaskannya, peserta PKA merupakan agent of change (agen perubahan) artinya setelah mengikuti pelatihan ini, peserta mampu membuat perubahan serta meningkatkan kinerja pada OPD masing-masing.
"Saya minta seluruh peserta dapat mengikuti proses pembelajaran ini semaksimal mungkin, guna mematangkan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual, serta mampu menempatkan diri dalam peranannya sebagai pelayan masyarakat untuk mewujudkan Meranti maju, cerdas dan bermartabat," pungkas Adil.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Widyaiswara BPSDM Provinsi Riau Amrin Sofian, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Bambang Suprianto, Asisten III Setda Sudanri Jauzah, peserta PKA dan sejumlah pejabat serta undangan lainnya. **
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.
Kalapas Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin Keamanan dan Deteksi Dini
PELITARIAU Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mela.
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
PELITARIAU, Pekanbaru – Wujud kepedulian terhadap sektor pertanian terus ditun.
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.









