Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Geliat Pariwisata Riau
Rangkaian Festival Subayang, Simak Agendanya
PELITARIAU, Pekanbaru - Festival Subayang adalah festival di alam terbuka yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Riau.
Dalam festival ini ada sejumlah agenda mulai dari pameran UMKM, parade tari daerah, pertunjukan musik, pacu perahu hingga berburu ikan di lubuk larangan.
Puncak festival, akan ada camping malam hari sambil berburu ikan. Bahkan peralatan tangkap ikan secara tradisional juga akan disiapkan panitia selama festival digelar.
"Peralatan kita siapkan secara tradisional. Malam hari nanti bisa berburu, ini menjadi ciri khas dalam Subayang Festival," Kepala Dinas Pariwisata Riau, Roni Rakhmat, Kamis (14/7/2022).
Di Festival Subayang wisatawan juga bisa ikut menyusuri sungai Subayang yang masih asri.
Bahkan, sepanjang aliran sungai akan terlihat kehidupan warga yang sangat bergantung pada sungai tersebut.
Alasan itulah yang menjadikan masyarakat dan Dinas Pariwisata Riau berupaya untuk menjaga. Termasuk festival alam yang juga menjadi daya tarik tersendiri karena kondisi air yang jernih.
Sungai Subayang saat ini jadi primadona karena letaknya yang berada di kawasan suaka margasatwa Rimbang Baling, Kabupaten Kampar, Riau.
Kondisi alam itu tentu jauh dari kebisingan, ramai hingga padatnya hiruk pikuk seperti di perkotaan.
Sungai Subayang yang diapit bebukitan itu dihuni masyarakat desa yang menjunjung tinggi adat istiadat.
Tidak hanya itu, kalau menyusuri Sungai Subayang, kita bakalan bertemu banyak satwa endemik siamang, babi hutan, burung jalak dan burung kicau lain.
"Di Subayang kita akan menyaksikan kembali ragam kearifan lokal. Tradisi menghadirkan lubuk larangan misalnya, tak semata soal memelihara keberlangsungan biota. Namun, sekaligus menghadirkan filosofi, spirit dan inspirasi," kata Roni.
Roni menyebut Subayang adalah gugus 16 desa adat di Kecamatan Kampar Kiri Hulu. Sebuah negeri tua dengan peradaban yang terbentang sangat panjang.
"Air Terjun, liuk sungai, hamparan Bukit Rimbang dan Baling jadi saksi atas keteguhan memegang adat di tengah era yang terus berubah," kata Roni.
Berikut rangkaian Festival Subayang yang akan digelar akhir pekan nanti:
Jumat, 15 Juli 2022
- Bazar UMKM Lokal
- Pelatihan Desa Wisata
- Panggung Hiburan
- Fashion Show
- Pacu perahu begalah
- Seni hiburan
- Berburu ikan di lubuk larangan
Sabtu, 16 Juli 2022
- Pameran seni rupa
- Panen ikan di lubuk larangan
- Semah rantau
- Makan Bejambau
- Tubing dan rafting
- Tari kolosal
- Final pacu perahu
- Kontes MUA
- Lelang karya
- Malam hiburan
- Anugrah Subayang
Minggu, 17 Juli 2022
- Fiel trip Subayang dari Desa Gema-Tanjung Belit. *** Prc7
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.









