Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Tekan Penyakit Menular, Bupati Minta Stop BAB Sembarangan
PELITARIAU, Selatpanjang - Buang Air Besar (BAB) sembarangan yang masih ditemui dan masih dilakukan oleh masyarakat, di pedesaan menyebabkan tingginya angka penderita penyakit menular. Perilaku ini mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Meranti untuk mengantisipasinya.
Bupati Kabupaten Meranti, Drs. H. Irwan, MSi meminta kepada masyarakat untuk tidak membuang kotoran disembarangan tempat, selain itu akan membangun Kakus percontohan ditiap desa untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana Kakus yang layak.
"Buang air besar dan kencing sembarangan menyebabkan pencemaran lingkungan dan tingginya angka penderita penyakit menular, agar kesehatan masyarakat terjaga mari buang air besar pada tempatnya," Himbau Bupati Irwan dalam acara Deklarasi Desa Bokor Bebas Buang Air Besar Sebarangan, di Dusun Manggis Kecamatan Rangsang Barat, Senin (16/3).
Dikatakan Irwan Nasir, dirinya mngapresiasi deklarasi bebas buang air besar sembarangan yang dilakukan oleh masyarakat Desa Bokor. diharapkan dengan deklarasi itu, tidak ada lagi masyarakat buang kotoran sembarangan. hendaknya komitmen serupa juga diikuti oleh desa-desa lainnya Se-Kabupaten Kepulauan Meranti,"kata Irwan Nasir.
Dijelaskan Irwanasir, buang air sembarangan terkadang diangap sepele oleh sebagian masyarakat, akibatnya banyak masyarakat yang tertular penyakit karena lingkungan dan makanan yang dikonsumsi sudah tercemar.
"Kasus ini turut membebani APBD karena menambah bengkaknya biaya kesehatan. Menurut Bupati mestinya hal itu tidak perlu terjadi jika seluruh masyarakat komit menjaga kebersihan diri dan lingkungannya,"terang Irwan Nasir.
Kita lihat masyarakat punya 2-3 HP tapi untuk membangun Kakus yang baik tidak mau,"ujar irwan.
Untuk itu Bupati meminta peran aktif dari Camat, Lurah hingga Kades memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.
Pemda dalam hal ini Dinas Kesehatan, sesuai dengan intruksi Bupati, akan berupaya mensosialisasikan setiap rumah memiliki Kakus yang baik. Sebagai langkah awal, Dinas Kesehatan akan membangun Kakus percontohan di tiap desa sebagai acuan bagi masyarakat.
Dan kepada perangkat Kecamatan hingga Desa, Bupati juga mengajak turut mensosialisasikan hal serupa dengan mengajak warganya untuk membangun Kakus yang baik.
"Camat, Kades mari bersama melakukan kampanye membangun Kakus yang baik," ajak Irwan Nasir menuju Meranti yang sejahtera sehat lahir dan bathin.
Penulis: Doni Ruby Saputra
Editor : rio
Komunitas Harmoni Kasih Nikmati Wisata Budaya Melayu di Istana Asserayah dan Kota Siak Sri Indrapura
PELITARIAU, Siak - Komunitas sosial Harmoni Kasih (HK) menggelar kegiatan wisata.
13 Tahun Berjalan, Pemerintah Tetapkan Hari Puisi Indonesia
PELITARIAU , Jakarta – Pemerintah menetapkan tanggal 26 Juli sebagai Har.
Ketum JMSI Teguh Santosa Kunjungi Rumah Adat Bagas Godang di Madina
PELITARIAU, Sumut - Ketua Umum Jaringan Media Siber.
Wapres Ikut Viralkan Arkhan, Bupati Kuansing Dorong Semaraknya Pacu Jalur
PELITARIAU, Pekanbaru - Tarian khas Pacu Jalur dari Kuantan Singingi, Riau, yang.
Bupati Inhu dan Anggota DPRD Riau Terima Buku "Reunifikasi Korea" Karya DR Teguh Santosa
PELITARIAU, Riau — Bupati Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, Ade Agus Hartanto, bersa.
Utamakan Kebersihan Lokasi dan Keamanan Pengunjung Danau Raja
PELITARIAU, Inhu - Pihak pengelola berupaya meningk.









