Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Digagas Oleh APKASINDO
Turunkan Harga TBS Sawit Petani Sepihak, Puluhan PKS di Inhu Akan Dilaporkan ke Polda Riau
PELITARIAU, Inhu - Diturunkannya harga Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit milik petani diwilayahnya Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau oleh pihak Pabrik Kelapa Sawit (PKS) sejak tanggal 24 april 2022 lalu hingga tanggal 28 april 2022, membuat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) geram, dan akan melaporkan pilihan PKS di Inhu ke Polda Riau dan kepada Satgas pangan.
Penasehat hukum APKASINDO Kabupaten Inhu, Justin Panjaitan SH MH menjelaskan, adanya peristiwa semena-mena menurunkan harga TBS kelapa sawit oleh pihak pabrik sebelum diberlakukannya penghentian ekspor CPO oleh pemerintah.
"Saya sudah terima kuasa dari APKASINDO Inhu, berdasarkan analisa APKASINDO ada tiga poin keberatan petani di Inhu atas penurunan TBS kelapa sawit oleh pihak pabrik secara semena-mena, dari harga Rp3,5 ribu per-kilogram dan sampai Rp700 rupiah per-kilogram," kata Justin.
Dijelaskan Justin, peristiwa penurunan harga TBS kelapa sawit di Inhu tersebut justru terjadi sebelum tanggal 28 April 2022 sebagaimana arahan Presiden RI, pihak pabrik kelapa sawit dengan cara memanfaatkan arahan pidato presiden, untuk menurunkan harga TBS tanpa ketetapan pemerintah.
"Pabrik sawit secara terang di Inhu menunjukkan adanya aksi pengambilan untung secara sepihak dan merugikan petani. Kejahatan ekonomi ini diduga dilakukan beberapa pabrik sawit di Inhu," kata Justin.
Lebih jauh disampaikan Justin, akibat adanya kerugian yang cukup besar petani kelapa sawit di Inhu, dirinya akan mendampingi masyarakat dalam upaya memperoleh kepastian hukum sesuai kodidor hukum yang berlaku agar menemukan dimana letak permasahan tersebut.
Semantara itu, ketua APKASINDO Kabupaten Inhu, Emi Rosadi SP membenarkan adanya dugaan permainan penurunan harga sepihak oleh pihak pabrik kelapa sawit di Kabupaten Inhu.
"Berdasarkan data hitungan sederhana oleh APKASINDO Inhu, selama sepekan pada April lalu kerugian petani yang ada di Inhu ditaksir senilai Rp250 milyar lebih," ujar Emi. **Prc
Datuk AKBP Aldi Alfa Faroqi Disambut Meriah LAMR Rokan Hilir
PELITARIAU,Rohil - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti m.
Bupati Asmar Sidak RSUD Kepulauan Meranti, Apresiasi Perbaikan Pelayanan dan Minta ASN Utamakan Kepentingan Pasien
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, melakukan i.
Perkuat Sinergitas, TNI-Polri dan Kejaksaan Inhil Gelar Silaturahmi di Tembilahan
PELITARIAU, TEMBILAHAN – Sinergitas antar aparat penegak hukum di Kabupaten In.
Polsek Bandar Sei Kijang dan PT. CDS Tanam Jagung Pipil 1 Hektare, Dukung Asta Cita Presiden Untuk Ketahanan Pangan
PELITARIAU, Pelalawan – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasion.
Hari Pertama Sekolah, Bupati Asmar Pastikan MPLS Ramah Berjalan Optimal di Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar bersama.
Audit Kinerja Itwasum Polri di Polresta Pekanbaru Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Kinerja
PELITARIAU, Pekanbaru – Polresta Pekanbaru menjadi tuan rumah pelaksanaan Audi.









