Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dewa Dewi Kelenteng
Ji Gwee Cap Go – Hari Kelahiran Guru Agung Lao Zi
PELITARIAU, Pekanbaru - Lao Zi merupakan ahli filsafat yang terpopuler dan juga merupakan pendiri Taoisme. Riwayat hidupnya tidak banyak terdapat dalam catatan historis, tetapi kewujudannya terbukti dalam catatan historis Tiongkok, Shiji.
Menurut kitab Shiji, Lao Zi memiliki nama asli Lier, nama sopannya Boyang dan nama almarhum kehormatannya Dan. Terdapat segolongan sarjana mengatakan Boyang dan Dan adalah nama sopannya. Lao Zi (570-470 SM), dilahirkan di Provinsi Ku, Chuguo, sekarang dikenali Provinsi Henan.
Ia merupakan ketua pustakawan Chuguo pada zaman dinasti Zhou, di mana pada masa jabatannya, ia banyak mendapat manfaat dengan membaca kitab-kitab serta catatan-catatan historis, sehingga ia mencapai keluasan wawasan.
Kemasyuran Lao Zi luas tersebar sehingga kepada Khong Hu Cu. Menurut catatan Zhuangzi, Khong Hu Cu pernah berjumpa dengan Lao Zi untuk meminta pengajaran akan kesopanan. Terdapat lukisan-lukisan berdasarkan kisah ini.
Berdasarkan catatan ini, diperkirakan bahwa Khong Hu Cu berumur lebih muda kurang lebih 20 tahun daripada Lao Zi. Menurut rujukan Zhuangzi, Khong Hu Cu pertama kali berjumpa dengan Lao Zi pada usia 17 dan kemudian pada usia 34, dan perjumpaan ketiga kalinya di Xiangyi, serta semasa berusia 51 dan 66.
Pada waktu keruntuhan Dinasti Zhou, Lao Zi meletakkan jabatan dan meninggalkan negerinya dengan koaknya. Ketika ia tiba di Kastam Hangu, Guan Yixi memintanya meninggalkan filsafat dalam bentuk tulisan.
Atas permintaan ini, Ia menciptakan dua karya yang berjudul Dao dan De sebelum meninggalkan Chuguo. Kedua kitab tersebut digabungkan dan diperkenalkan sebagai Daode Jing yang berisikan 5000 huruf Tionghua dalam 81 bab.**Prc7
Komunitas Harmoni Kasih Nikmati Wisata Budaya Melayu di Istana Asserayah dan Kota Siak Sri Indrapura
PELITARIAU, Siak - Komunitas sosial Harmoni Kasih (HK) menggelar kegiatan wisata.
13 Tahun Berjalan, Pemerintah Tetapkan Hari Puisi Indonesia
PELITARIAU , Jakarta – Pemerintah menetapkan tanggal 26 Juli sebagai Har.
Ketum JMSI Teguh Santosa Kunjungi Rumah Adat Bagas Godang di Madina
PELITARIAU, Sumut - Ketua Umum Jaringan Media Siber.
Wapres Ikut Viralkan Arkhan, Bupati Kuansing Dorong Semaraknya Pacu Jalur
PELITARIAU, Pekanbaru - Tarian khas Pacu Jalur dari Kuantan Singingi, Riau, yang.
Bupati Inhu dan Anggota DPRD Riau Terima Buku "Reunifikasi Korea" Karya DR Teguh Santosa
PELITARIAU, Riau — Bupati Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, Ade Agus Hartanto, bersa.
Utamakan Kebersihan Lokasi dan Keamanan Pengunjung Danau Raja
PELITARIAU, Inhu - Pihak pengelola berupaya meningk.









