• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1085 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2366 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2733 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5285 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2425 Kali

  • Home
  • Riau Raya
  • Kepulauan Meranti

Bayi Dalam Kandungan Meningal, Pasien Komplain Pelayanan Klinik Sundari Meranti

Redaksi

Senin, 09 Maret 2015 06:48:00 WIB
Cetak
Bayi Dalam Kandungan Meningal, Pasien Komplain Pelayanan Klinik Sundari Meranti
Bidan Sundari

PELITARIAU, Selatpanjang - Pihak keluarga salah seorang pasien ibu hamil di Selatpanjang mengeluh penanganan di Klinik Sundari Jalan Ismail, Selatpanjang. Menurutnya penanganan yang tidak maksimal menyebabkan kematian terhadap bayi dalam kandungan.

Suami ibu hamil yang enggan disebutkan namanya itu, menceritakan, Senin (3/3), istrinya yang sedang hamil mengalami pecah ketuban di tempatnya bekerja. Kemudian dia dibawa ke klinik Sundari untuk memeriksakan kondisinya.

Di klinik tersebut pasien ditangani oleh salah seorang dokter kandungan di sana. Menurut dokter, kondisi pasien baik-baik saja lalu disuruh istirahat di rumah.

"Bahkan dia (dokter) bilang kalau memang sanggup bekerja, silahkan aja," cerita suami pasien.

Meski sempat panik dan tegang atas kondisi istrinya, namun penjelasan dokter cukup menenangkan hatinya.

Pasien yang mengandung anak pertama itu lalu pulang dan beristirahat di rumah. Hingga malam Kamis (5/3), malam, pasien merasakan bayi di dalam kandungannya sudah tidak bergerak. Kemudian keesokan harinya Jumat (6/3), ibu hamil itu bersama sang suami kembali ke klinik sundari untuk memeriksakan kandungannya.

"Baru dari sana istri langsung dirujuk ke RSUD untuk penanganan, di sana saya tau kalau anak kembar saya yang di dalam kandungan istri sudah tidak bernyawa," tuturnya.

Ia melanjutkan, saat di rumah sakit istrinya diberi obat perangsang untuk mengeluarkan bayi. Namun hingga Sabtu (7/3) atau hari ke empat setelah pecah ketuban istrinya belum juga melahirkan, sehingga diambil tindakan operasi.

"Memang semua itu kehendak Tuhan, kami maklumi. Hanya saja kita kesal dengan penanganan dan diagnosa di klinik Sundari yang tidak hati-hati dan sembarangan," keluhnya.

Ia berharap ada perubahan atau teguran dari pihak-pihak terkait terkait standar operasional di klinik tersebut, agar tidak dialami juga oleh calon orang tua yang lain.

"Biarlah bayi kembar kami yang jadi pelajaran, asalkan tidak bayi-bayi lain yang mengalaminya," tutur bayi laki-laki kembar yang dinamakan Muhamad Al Fatih (alm) dan Muhamad At Thariq (alm) itu. 

Pemilik klinik, Sundari, saat dikonfirmasi Senin (9/3), menjelaskan bahwa pasien tersebut memang dirujuk dari kliniknya ke rumah sakit. Tapi dia enggan menyebutkan bahwa pihaknya tidak maksimal apalagi sepele dalam menangani pasien.

Menurutnya, saat pasien datang dengan keluhan pecah ketuban, pihaknya sudah memeriksa dengan alat yang dimiliki oleh klinik. Dari hasil pemeriksaan pasien tersebut belum saatnya melahirkan, ditambah usia kehamilan yang baru berusia 35 atau 36 bulan. Sesuai perkiraan kita, lahirnya itu sekitar akhir bulan ini, yakni 31 maret.

"Saat itu denyut jantung, hb, semuanya dalam keadaan normal. Jadi kita simpulkan belum saatnya melahirkan," tuturnya.

Kemudian besok harinya, Selasa (4/3), suaminya datang untuk mengambil hasil pemeriksaan. Saat itu dia menanyakan kondisi istrinya, apakah masih mengeluarkan air ketuban.

"Karena biasanya kalau memang air ketuban, akan pasti keluar lagi setidaknya merembes. Tapi suaminya bilang istrinya dalam kondisi baik-baik saja. Jadi kita tidak menyarankan tindakan apa-apa," sebut Bidan Sundari ini.

Baru kemudian hari Jumat (6/3), kata Sundari, pasien hamil itu datang lagi mengadukan bahwa kadungannya sudah tidak bergerak lagi. Baru kemudian cepat kita rujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan segera.

"Semua prosedur sudah kita lakukan. Tidak mungkin kita berani sembarangan dalam menangani pasien. Kami juga sudah melayat ke rumah pasien tersebut," aku pemilik klinik Sundari itu.

Penulis: Doni Ruby Saputra
Editor.  :rio



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Riau Raya

Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti

Rabu, 01 Juli 2026 - 21:12:34 WIB

PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.

Riau Raya

Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah

Rabu, 01 Juli 2026 - 18:00:58 WIB

PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.

Riau Raya

DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan

Rabu, 01 Juli 2026 - 17:49:27 WIB

PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .

Riau Raya

Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola

Rabu, 01 Juli 2026 - 15:23:28 WIB

PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.

Riau Raya

Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna

Rabu, 01 Juli 2026 - 15:00:13 WIB

PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .

Riau Raya

Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

Rabu, 01 Juli 2026 - 14:17:36 WIB

PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .

Terkini

  • +INDEX
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
01 Juli 2026
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
01 Juli 2026
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
01 Juli 2026
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
01 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
01 Juli 2026
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
01 Juli 2026
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
01 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Komitmen Polri Presisi untuk Masyarakat dan Dukung Program Nasional
01 Juli 2026
Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara Sertijab Kabagops, Kapolsek Pulau Burung dan Kapolsek Kempas
01 Juli 2026
Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Komitmen 80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat
01 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
  • 2 Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
  • 3 Bedah Rumah untuk Warakawuri Jadi Kado Istimewa Polres Meranti di Hari Bhayangkara ke-80
  • 4 Peringati Hari Bhayangkara Ke -80, Polres Meranti Gelar Donor Darah Bersama Lintas Instansi
  • 5 Wabup Muzamil Instruksikan Seluruh Aparat Desa Dukung Percepatan Sensus Ekonomi 2026
  • 6 Bupati Asmar Teken Kerja Sama Program Desa Bebas Api, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla di Kepulauan Meranti
  • 7 Wakapolres Kepulauan Meranti Hadiri Penandatanganan MoU Desa Bebas Api PT RAPP, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved