Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Perubahan RPJMD
Gubri : Pemulihan Ekonomi Salah Satunya Dari Pariwisata
PELITARIAU, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar forum konsultasi publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023, forum tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (4/4/2022).
Dalam sambutannya Gubri Syamsuar menyampaikan, pelaksanaan forum konsultasi publik ini merupakan amanah peraturan perundangan-undangan yang berlaku, setelah perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau telah di sahkan oleh DPRD Provinsi Riau.
"Karena kemarin sudah di sahkan perubahan RPJMD maka dilanjutkan forum konsultasi publik," kata Gubri.
Ia menerangkan, perubahan RPJMD Provinsi Riau ini disebabkan seperti salah satunya, adanya Pandemi COVID 19 yang telah melanda Indonesia termasuk Provinsi Riau. Dimana akibat pandemi pendapatan daerah menurun sehingga target yang telah disiapkan pada 2019 lalu, dikhawatirkan tidak dapat dilaksanakan dengan baik.
"Jadi karena itulah, sesuai amanah peraturan perundangan juga kalau terjadi bencana, karena itu diberikan kesempatan untuk melakukan perubahan RPJMD. Untuk itu, Alhamdulillah telah disahkan beberapa waktu lalu oleh DPRD Riau," terangnya.
Maka setelah disahkan perubahan RPJMD, ungkapnya, dilanjutkan dengan RKPD untuk penyiapan dokumen - dokumen perencanaan yang dimulai dengan forum konsultasi publik ini.
Gubernur Syamsuar menjelaskan bahwa, hal yang menjadi penekanan pada forum tersebut di mana pelaksanaan RKPD ini harus menyesuaikan dengan situasi ekonomi saat ini, termasuk juga pendapatan daerah.
"Karena itu harus disesuaikan dengan perioritas- perioritas pembangunan," lanjutnya.
Seperti yang menjadi salah satu bagian pemulihan ekonomi daerah seperti pariwisata. Menurutnya, terkait pariwisata yaitu dengan memfokuskan dengan pemanfaatan desa-desa wisata dengan pengembangan daerah untuk menumbuhkan kembangkan kunjungan atau minat wisatawan domestik ke desa wisata tersebut.
"Termasuk event wisata dan budaya selama ini ada. Kita buka itu agar membuat daya tarik daerah," ujarnya.
Gubri menyebutkan, melalui even wisata dan budaya di daerah juga dapat membuat daya tarik suatu daerah tersebut hingga diharapkan bukan hanya kunjungan dari orang Riau. Namun dari daerah lain juga dapat berkunjung ke Provinsi Riau.
"Seperti itu misi kita untuk pemulihan ekonomi sekaligus untuk meningkatkan usaha - usaha ekonomi kreatif," sebutnya.
Turut hadir dalam forum tersebut, Wakil DPRD Riau Syafaruddin Poti, Sekdaprov Riau SF Hariyanto, Perwakilan Forkompinda Provinsi Riau, jajaran Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Riau serta undangan lainnya yang hadir secara luring dan daring. **Prc7
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.
Kalapas Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin Keamanan dan Deteksi Dini
PELITARIAU Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mela.
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
PELITARIAU, Pekanbaru – Wujud kepedulian terhadap sektor pertanian terus ditun.
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.









