Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Bejad, Ayah Ruting Tega Setubuhi 3 Anak Kandungnya
PELITARIAU, Dumai - Seorang warga Kecamatan Dumai Timur, SN (45) tega menyetubuhi 3 anak kandungnya sendiri.
Bahkan perbuatan bejat tersebut dilakukan tersangka berlulang kali ketika istrinya tidak berada di rumah alias berjualan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Kapolres Dumai AKBP Tonny Hermawan ketika dikonfirmasi Wartawan melalui kasat Reskrim Polres Dumai AKP Bimo Ariyanto SH SIK didampingi Kanit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Polres Dumai Bripka Dede Octavia, Minggu, (8/3/15) membenarkan kejadian tersebut.
"Tersangka SN diduga pelaku persetubuhan terhadap 3 anak kandungnya, saat ini sudah kita tahan dan sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut terhadap tersangka," ujar Bripka Dede.
Kejadian tersebut berawal pada bulan Agustus 2013 yang lalu. Disaat tersangka menemukan anaknya yang telah beranjak dewasa tertidur pulas di ruang tamu, tak tahan membendung nafsu bejadnya dan dengan kondisi rumah yang sepi, tersangka menyetubuhi buah hatinya yang pertama tersebut di ruang tamu.
Setelah berhasil menyetubui anak pertamanya tanpa ada yang mengetahui, dengan ancaman kepada anak sulungnya tersebut, tersangka akhirnya ketagihan hingga berhasil menggauli anak sulungnya hingga 4 kali dalam rentang waktu 2 bulan.
Bejadnya lagi, tersangka juga menyetubuhi 2 anak gadisnya yang lain. Keduanya dicabuli tersangka di kediamannya yaitu di ruang keluarga dan di kamar tidur korban.
Perbuatan tersangka cukup lama untuk terbongkar, karena 3 buah hatinya diancam jika melaporkan hal tersebut kepada orang lain.
Kejadian tersebut baru diketahui oleh keluarga pada 27 September 2013, ketika korban anak sulungnya melaporkan kejadian tersebut kepada tantenya.
Mendengar kejadian tersebut, tante korban langsung melaporkan kejadian bejad tersebut kepada ibu korban yang akhirnya dilanjutkan laporan tersebut kepada pihak Kepolisian.
Parahnya lagi, SN yang sempat kabur setelah dilaporkan kepada polisi, tersangka dikabarkan kembali menyetubuhi anaknya di lokasi pelarian, yakni di Kecamatan Duri, Kabupaten Bengkalis sebelum akhirnya digiring oleh keluarga korban dan warga Jumat (6/3/15) kemarin ke kantor polisi.
"Tersangka akan dijerat dengan pasal 81 junto pasal 82 undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan perempuan dan anak dengan ancaman hukuman 18 tahun penjara," tegas Dede.***
Pemulis: Bie
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.
Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya
PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.
Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung
PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.
Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam
PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .
Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi
PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.









