Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pelatihan Budidaya Madu
DLHK Riau Latih Warga Batang Gansal Budidaya Lebah Madu Kelulut
PELITARIAU, PEKANBARU - Budidaya lebah madu jenis kelulut menjadi pilihan masyarakat dan petani di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.
Tak berjalan sendiri, budidaya lebah madu Kelulut juga dibina langsung petugas UPT Pelatihan Kehutanan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) provinsi Riau.
Masyarakat yang bermukim di Desa Talang Langkat, Batang Gansal, Indragiri Hulu dilatih budidaya lebah madu tersebut.
"Pelatihan budidaya lebah madu kelulut atau lebih dikenal dengan nama ilmiah trigona itu menjadi salah satu Program Dinas LHK Riau. Ini juga sebagai upaya pengembangan prekonomian masyarakat di Riau," kata Kepala UPT Pelatihan DLHK Riau, Wiwik Suryani di Pekanbaru, Kamis (17/3/2022).
Selama 3 hari terhitung sejak 16 Maret, masyarakat di sekitar kawasan Taman Nasional Teso Nillo dibina untuk budidaya lebah. Termasuk fasilitas yang dibutuhkan dalam budidaya juga dibantu kotak koloni lebah untuk pengembangbiak.
"Pelatihan budidaya lebah kelulut didasari pertimbangan prospek pasar yang sangat bagus. Termasuk harga jual yang sangat tinggi dan bisa meningkatkan prekonomian dan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Selain itu, budidaya lebah madu kelulut juga ditargetkan dapat merubah mindset masyarakat untuk pengembangan hasil hutan bukan kayu (HHBK) agar kelestarian hutan tetap terjaga. Proses budidaya lebah sendiri memiliki kemudahan karena tidak memerlukan peralatan khusus.
"Budidaya madu kelulut ini kesempatan bagi masyarakat untuk bisa mendapatkan penambahan mata pencarian. Termasuk menambah penghasilan bagi masyarakat sebagai upaya dalam perbaikan ekonomi di tengah pandemi COVID-19," kata Wiwik.
Lebih jauh, Wiwik menyebut madu kelulut punya beberapa kelebihan antara lain yaitu produktivitas propolis lebih tinggi, tahan terhadap hama penyakit dan dapat panen sepanjang waktu atau setidaknya 2 bulan sekali.
Selain itu, madu yang dihasilkan lebah trigona merupakan madu super. Sebab kualitas madu jauh di atas jenis lebah lainnya.
"Tidak hanya menghasilkan madu, propolis atau getah madu kelulut juga memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Propolis merupakan produk sampingan berupa getah yang ada dihasilkan lebah madu. Bahkan untuk nilai jualnya cukup mahal,” imbuh Wiwik.
Senada, peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Praktisi Lebah Madu, Avry Pribadi mengatakan bibit lebah madu kelulut mudah beradaptasi di lingkungan untuk diternakkan.
“Satu kotak madu kelulut bisa dipindahkan menjadi beberapa kotak. Untuk bibitnya bisa juga diambil dari lingkungan sekitar desa,” kata Avry.
Avri menyebut koloni lebah kelulut bisa bersarang pada dahan, ataupun batang pohon, celah bebatuan, tanah di hutan-hutan. Bahkan bisa bersarang di tempat yang tidak diduga-duga seperti celah tiang listrik dan pojokan bangunan rumah tua. **Prc7
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.
Kalapas Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin Keamanan dan Deteksi Dini
PELITARIAU Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mela.
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
PELITARIAU, Pekanbaru – Wujud kepedulian terhadap sektor pertanian terus ditun.
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.









