Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Panen Padi
Wagubri Edy Natar Ikut Panen Padi di Lahan Kering
PELITARIAU, PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Brigjen. TNI (Purn) H. Edy Afrizal Natar Nasution, S.IP, mengikuti panen produksi padi lahan kering atau padi gogo di lahan UPT Perlindungan Tanaman Pangan, dan Hortikultura Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (PTPH) Provinsi Riau, Rabu (19/1/2025).
Kegiatan ini merupakan program demplot Budidaya Tanaman Sehat (BTS), Padi Lahan Kering (Padi Gogo), paket teknologi pengelolaan hama, dan penyakit tanaman secara terpadu fokus pengujian pemanfaatan Agens Pengendali Hayati (APH), tahun 2021.
Dalam arahannya, Wagubri Brigjen. TNI (Purn) H. Edy Afrizal Natar Nasution, S.IP merasa bangga dengan UPT Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas PTPH Provinsi Riau yang telah memanfaatkan lahan kosong ditanami tanaman produktif.
"Pertama saya ingin mengucapkan rasa bangga saya melihat apa yang sudah dilakukan. Dari awal sudah Saya katakan, sebenarnya kalau kita bicara pertanian, tidak ada matinya," ucap Edy Nasution.
Saat ini, kata Edy Nasution, sektor pertanian dan perkebunan terbukti tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19. "Kita lihat, Covid-19 sudah sekitar dua tahun lebih, yang hampir tidak terpengaruh itu pertanian dan perkebunan. Cuma sering kali kita tidak bisa menangkap peluang itu dengan baik," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Ir. Syahfalefi M.Si, yang ikut mendampingi Wagubri mengatakan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh dan dorongan bagi dinas, terutama Unit Pelaksana Teknis (UPT) lain agar dapat melakukan kegiatan terbaru dan inovasi. Salah satunya dengan metode pengendalian hama terpadu.
"Selama ini kita mengenal pengendalian hama dan penyakit itu menggunakan racun (pestisida). Sekarang dicoba dengan sistem pengendalian hama terpadu. Inilah sebenarnya konsep yang kita usung kedepannya," ungkap Syahfalefi.
Hadir dalam panen produksi tersebut, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Provinsi Riau, Ir. Syahfalefi, M.Si, Kepala UPT Perlindungan Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Iga R, Perwakilan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Riau, Pejabat di lingkungan Dinas PTPH Provinsi Riau, serta masyarakat yang hadir. **Prc7
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.
Kalapas Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin Keamanan dan Deteksi Dini
PELITARIAU Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mela.
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
PELITARIAU, Pekanbaru – Wujud kepedulian terhadap sektor pertanian terus ditun.









