Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Gubri Kunker Ke Kuansing
Panen Jernang di Kuansing, Gubri Ajak Daerah Penghasil Karet Lakukan Hal Sama
PELITARIAU, KUANSING - Jernang merupakan hasil hutan bukan kayu memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Penasaran dengan tanaman tersebut, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melakukan peninjauan sekaligus melakukan panen jernang di salah satu kebun warga di Desa Air Buluh Kecamatan Kuantan Mudik, Senin (10/1/2022).
Ia mengajak seluruh pemerintah kabupaten kota agar berpikir cerdas untuk kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan kebun karet untuk ditanamkan jernang sehingga ada penghasil tambahan bagi petani karet yang ada di Provinsi Riau.
"Tentunya kalau daerah ini sudah bisa menghasilkan jernang tentunya daerah lain juga bisa diberikan masukan agar melakukan hal yang sama sehingga penghasilan masyarakat pun meningkat," kata Syamsuar.
Selain jernang Gubri juga menyarankan untuk melakukan budidaya madu lebah atau budidaya madu kelulut. Di mana harga jualnya juga tinggi dari harga madu lebah, tentunya upaya yang dilakukan adalah untuk kesejahteraan masyarakat.
"Jadi daerah yang punya penghasil karet kita tanam juga jernang, dan kita harapkan dari Dinas Provinsi mempersiapkan bibitnya untuk bantuan kepada masyarakat," ucapnya.
Selain resin jernang yang memiliki harga jualnya yang tinggi, menurut Gubri jika sudah banyak masyarakat menanam tidak menutup kemungkinan batang jernang atau rotan jernang tersebut juga memiliki nilai jual yang tinggi.
Gubri sangat yakin jika tanaman jernang jika dikempanyekan ke daerah lain akan banyak yang mengikuti sehingga penghasilan petani bisa lebih dari pada hasil maksimal dari kebun karet yang tidak memiliki tanaman jernang.
"Tanaman karet tetap kita pertahankan karena termasuk tanaman yang ramah lingkungan. Namun sambilan seperti tanaman jernang ini juga harus dilestarikan," ucapnya.
Ditempat yang sama, Plt Bupati Kabupaten Kuansing, Suhardiman Amby menyampaikan bahwa selain menambah pendapatan masyarakat, tanaman jernang juga membantu Pemprov Riau mewujudkan Riau Hijau.
"Kita akan terus berkomunikasi dengan Kadis LHK agar pasarnya jelas dan tanaman hutan ini tetap bisa dimanfaatkan dengan baik untuk penghasilan tambahan bagi masyarakat dan misi Pak Gubernur wujudkan Riau Hijau bisa terwujud," katanya.
Turut Hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau Maamun Murrod, Kadisperindagkop Provinsi Riau, Taufik OH, Plt Bupati Kabupaten Kuansing, Suhardiman Amby, Ketua DPRD Kuansing dan tamu undangan lainya serta masyarakat setempat. **Prc7
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









