Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Temuan Mayat di Pelalawan
Diduga Sakit Seorang Nelayan Ditemukan Tewas
PELITARIAU, PELALAWAN - Seorang pria berprofesi sebagai nelayan ditemukan tewas tergeletak di dalam kebun sawit milik warga Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan, Sabtu (8/1/2022). Korban diketahui hidup sebatang kara sudah 15 tahun lebih di Kelurahan Pelalawan.
Dikutip dari Cakaplah.com, Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Narsy Masry, Ahad (9/1/2022) membenarkan penemuan mayat di kebun kelapa sawit milik salah warga Kelurahan Pelalawan.
Mayat tersebut, kata Kasat, ditemukan tergeletak di bawah pohon sawit di jalan Pemda RT 010 RW 003 Kelurahan Pelalawan Kecamatan Pelalawan. Saksi pertama kali menemukan mayat ini adalah Mursalin, warga yang berdomisili di Kelurahan Pelalawan.
Saat itu saksi Marhalim hendak bekerja menyemprot racun rumput di kebun tersebut. "Berdasarkan keterangan saksi, saat ditemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan di sekitar mayat terdapat parang milik korban dan karung yang berisi ikan. Diduga korban meninggal saat mengangkat bubu ikan yang dipasang di kanal kebun sawit tersebut," papar Kasat.
Lebih lanjut Kasat Reskrim menjelaskan, setelah ditelusuri dan pemeriksaan identitasm korban ini bernama Jefri (40), sehari-hari sebagai nelayan berdomisili di Jalan Pemda Kelurahan Pelalawan.
Untuk diketahui, tambah Kasat, korban hidup seorang diri tanpa sanak saudara dan telah tinggal di Kelurahan Pelalawan sudah lebih dari 15 tahun. Dari pemeriksaan di TKP terhadap tubuh korban tidak diketemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
Berdasar keterangan saksi lainnya, ujar Kasat, dua hari sebelumnya, saksi sempat bertemu dengan korban dimana mulut korban berbicara sudah agak mencong-mencong seperti terkena stoke ringan. Tidak itu saja, dari keterangan warga sekitar bahwa korban sudah lama menderita sakit lambung akut.
"Selanjutnya korban diangkat dan di bawa ke RSUD Selasih untuk dilakukan visum luar dan penyelidikan lebih lanjut," tandas Kasat. **Prc7
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.









