• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2379 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2745 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali

  • Home
  • Tausiah
  • Pekanbaru

Tausiyah

Pentingnya Tsaqofah Islamiyah Untuk Anak Usia Dini

Ferry Anthony

Senin, 27 Desember 2021 09:04:07 WIB
Cetak
Pentingnya Tsaqofah Islamiyah Untuk Anak Usia Dini
Andre Hariyanto

PELITARIAU, PEKANBARU - Menjalankan adab adalah hal penting dalam ajaran islam.penting. Terutama adab terhadap para ulama. Sebab, dengannya akan banyak memunculkan keberkahan dan hal kebaikan.

Jika adab dijalankan, maka akan muncul keberkahan, sebagaimana keberkahan dari kitab-kitab para ulama yang sampai saat ini masih terus dinikmati umat Islam di dunia, karena ditulis dengan adab yang tinggi.

Selain itu, kemerdekaan datang dari hasil perjuangan umat Islam dan ulama. Contoh hasil pengaruh ulama dalam kemerdekaan. Misalnya kita ambil dalam Perjuangan Nahdlatul Ulama (NU) pada tanggal 22 Oktober 1945 mengeluarkan Resolusi Jihad merupakan seruan atau fatwa yang dikeluarkan NU dan ditulis oleh Pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari.

Menurutnya isi Resolusi Jihad yang ditulis KH Hasyim Asyari adalah “Bahwa untuk mempertahankan dan menegakkan Negara Republik Indonesia menurut hukum Agama Islam, termasuk sebagai satu kewajiban bagi tiap-tiap orang Islam”.

Sebelum ada seruan ini, pada abad ke 18 telah terbit kitab jihad yang menjadi inspirasi gerakan jihad di Nusantara dalam melawan penjajah. Kitab tersebut ditulis oleh Syeikh Abdu Somad al-Palimbani seorang ulama dari Palembang, yang menulis buku Nasihat al-Muslimin wa Tazkirawat al-Mukminin fi Fadhail al-Jihad fi Sabilillah. Tidak hanya menulis kitab, beliau juga mengirimkan surat pada raja-raja Mataram untuk terus berjihad melawan penjajah.

Mirisnya di buku-buku pelajaran sekolah anak-anak Indonesia saat ini yang diceritakan justru kegagalannya. Dan penting kita bersama memahami sejarah. Terkait masalah adab dan menghargai tokoh, contoh peristiwa yang terjadi pada saudara kita dari umat Kristen  dimana pemerintah memberikan penghargaan kepada tokoh Katolik Romo Fransiscukus van Lith (meninggal tahun 1926 pada umur 62 tahun).

Romo Van Lith yang dikenal sebagai Imam Yesuit yang meletakkan dasar Katolik di Jawa, khususnya Jawa Tengah. Pada 14 Desember 1904 Romo Van Lith membaptis 171 orang desa dari daerah Kalibawang di Sendangsono, Kulon Progo. Ke-171 orang tersebut adalah pribumi pertama yang memeluk Katolik.

Bahkan, salah satu muridnya Albertus Setyo Pranoto, salah seorang cucu seorang kiai di Yogyakarta. Dia sekolah di SMA Van Lith, tentu Van Lith sangat diakui sebagai tokoh yang berhasil menjebol pertahanan Islam di Jawa. Selain itu, ketika Muhammadiyah berdiri tahun 1912, KH Ahmad Dahlan sangat tegas menghadapi arus Kristenisasi di Indonesia yang ditopang oleh kebijakan penjajah Belanda. Karena Dr. Alwi Shihab dalam bukunya pernah mengutarakan bahwa Muhammadiyah didirikan diantaranya karena membendung arus Kristenisasi.

Banyaknya pondok pesantren di Indonesia; 1907 (Tebuireng), 1910 (Situbondo) dan Bukit Tinggi, membuat Belanda melakukan pendekatan berbeda mempengaruhi Pribumi.

Romo Van Lith, misalnya, menggunakan pendekatan pendidikan dalam misi Kristennya.Tapi entah bagaimana pertimbangannya tiba-tiba Van Lith diakui sebagai tokoh budaya. Padahal ia menolak penggunaan Bahasa Melayu karena dianggap Bahasa Islam. Dan sekarang pemerintah kita mencatatnya sebagai Pahlawan Nasional yang mana ajaran yang dilakukannya merupakan ajaran kaum misionaris. Bagi kaum Katolik tentu ini adalah sebuah prestasi yang besar.

Inilah contoh betapa umat Katolik ini sangat menghargai tokoh atau pemuka agamanya. Dan sekarang kalau kita refleksikan dengan keadaan kita apakah sekolah-sekolah kita. Apakah kita mengenalkan kepada anak-anak kita tentang siapa sih KH Ahmad Dahlan? Siapa KH.Abdullah Syafii yang dikenal sebagai Singa Betawi? Tapi sedikit anak kita yang kenal.

Pada Tafsir al Azhar, Buya HAMKA yang pernah mengatakan, salah satu cara misionaris dan orientalis merusak Islam adalah dengan pengajaran sejarah. Karenanya jangan heran bangsa kita dididik untuk lebih mencintai Gajah Mada daripada Raden Fatah.

Raja Demak, Kerajaan Islam pertama, memimpin sendiri ekspedisi jihad ke Malaka menyerang tentara Portugis dengan mengirimkan 275 kapal perang.Tapi yang ironi, yang kita dapati di Negara kita saat ini, mayoritas pemeluk Islam tetapi di banyak tempat yang banyak dijumpai adalah berhala (patung). Dan Inilah pentingnya sejak dini anak ditunjukkan pada sejarah yang benar, dididik agama yang benar. */Mas Andre Hariyanto

Oleh: Mas Andre Hariyanto, Penulis Buku "Mutiara Hikmah" & Eks Pengajar Ekstrakurikuler Jurnalistik Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah 



Sumber : Andre Hariyanto, /  Editor : Anthony

[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Tausiah

Semangat Berkurban, Besok JMSI Bersama Pemda Inhu dan Pancawaskita Mitra APN Sembelih 2 Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:22:25 WIB

PELITARIAU, Inhu – Kalau tidak ada aral melintang, besok Rabu (27/5/2026) usai.

Tausiah

Pabrik PT KAS Salurkan 200 Paket Sembako untuk Warga Sekitar

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:46:54 WIB

PELITARIAU, Inhu – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, Pabrik Kelap.

Tausiah

HKTI Akan Gelar Munas, Sinyal Penyatuan Dua Kubu Menguat

Rabu, 25 Juni 2025 - 01:49:00 WIB

PELITARIAU, Jakarta – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) akan segera men.

Tausiah

Bupati Inhu Sholat Idu Fitri 1446 H di RTH Rengat, Pidato Lengkap Pesan Perubahan

Senin, 31 Maret 2025 - 08:28:16 WIB

PELITARIAU, Inhu - Bupati Kabupaten Indragiri Hulu .

Tausiah

PKS PT SBL Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Desa Jalur Patah di Bulan Ramadhan

Jumat, 21 Maret 2025 - 16:31:53 WIB

PELITARIAU, Kuansing – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) .

Tausiah

Melawan Rasa Malas, Untuk Menggapai Kebahagiaan

Jumat, 19 Juli 2024 - 14:09:14 WIB

PELITARIAU.com - Untuk bisa meraih kesuksesan dalam menggapai cita cita dan keba.

Terkini

  • +INDEX
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
02 Juli 2026
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
02 Juli 2026
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
02 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
02 Juli 2026
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
01 Juli 2026
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
01 Juli 2026
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
01 Juli 2026
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
01 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
01 Juli 2026
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
01 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
  • 2 Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
  • 3 DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
  • 4 Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
  • 5 Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
  • 6 Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
  • 7 Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara Sertijab Kabagops, Kapolsek Pulau Burung dan Kapolsek Kempas

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved