Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Tes SKB WPFK CPNS
Kepala Kanwil Kemenkumham Riau Pantau langsung Tes Hari Pertama
PELITARIAU, PEKANBARU - Rangkaian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Hukum dan HAM Tahun Anggaran 2021 telah memasuki tahap akhir. Yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Wawancara Pengamatan Fisik dan Keterampilan (WPFK).
Pada seleksi ini, sebanyak 275 orang peserta CPNS dengan kualifikasi pendidikan Dokter, Strata 2, Strata 1, Diploma III dan SLTA sederajat mengikuti SKB WPFK di Kantor Wilayah Kemenkumham Riau. Ada pun pelaksanaannya, selama tiga hari terhitung hari ini 13 - 15 Desember 2021.
Sebelum diwawancarai oleh tim penguji, setiap peserta dilakukan pengamatan fisik berupa pengecekan tindik dan tato. Selanjutnya, setiap peserta dihadapkan pada 2 orang penguji yang merupakan gabungan dari pusat dan Kantor Wilayah untuk dilakukan wawancara.
Sebagai bentuk upaya meningkatkan transparansi, perwakilan peserta yang mengikuti SKB WPFK ikut menyaksikan pengundian untuk menentukan pasangan penguji yang terdiri dari 4 tim penguji.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Pujo Harinto turut menyaksikan langsung pengundian penguji tersebut. Pujo juga memberikan tahniah kepada peserta yang telah berhasil mengalahkan ribuan peserta lainnya sehingga bisa sampai pada tahapan WPFK. Di mana menurutnya, bahwa tahapan SKB WPFK ini bertujuan untuk menggali potensi hard skill mapun soft skill dari peserta.
“Kemenkumham tidak hanya mencari tunas pengayoman yang cerdas, namun juga berintegritas, memiliki semangat juang yang tinggi serta bibit unggul yang mampu berkontribusi memajukan organisasi. Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin untuk menampilkan potensi diri pada tim penguji,” kata Pujo Harinto.
Kakanwil juga mengingatkan kepada peserta CPNS untuk tidak mempercayai oknum tidak bertanggung jawab yang menjanjikan kelulusan.
Terpantau dari 92 orang yang dijadwalkan mengikuti SKB WPFK pada hari pertama ini, sebanyak 6 orang peserta tidak mengikuti seleksi.
Peserta yang mengikuti SKB WPFK ini diwajibkan untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Yaitu dengan menggunakan double masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, mencuci tangan, membawa bukti hasil Swab PCR atau Rapid Test serta suhu tubuh dibawah 37,4 C. ** Prc7
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.









