Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Camat Benai Launching Klinik Bang Kades, Sekcam: Wadah Untuk Menyelesaikan Masalah
PELITARIAU, Kuansing — Camat Benai Okstaria Dwi Agustin SIP MSi belum lama ini melaunching Klinik Pembangunan dan Keuangan Desa atau disebut juga "Klinik Bang Kades" yang dilaksanakan di Hotel Grand Zuri Pekanbaru, Riau.
Dimana Klinik Bang Kades ini, kata Camat Benai, merupakan suatu klinik tempat melakukan suatu pembedahan terhadap pembangunan dan keuangan desa nantinya. Dimana hal ini, sambungnya, bertujuan untuk memperkecil kemungkinan penyalahgunaan anggaran dana desa dan pembangunan menjadi terarah.
Camat Benai Okstaria Dwi Agustin menyampaikan, bahwa Klinik Bang Kades ini merupakan suatu gagasan dari Sekcam Benai Faisal Indra, untuk meminimalisir terjadinya penyalahgunaan anggaran.
"Klinik Bang Kades ini digagas oleh Sekcam Benai, pak Faisal Indra sebagai wujud kepeduliannya terhadap Pemerintahan Desa, dan Kecamatan Benai sebagai koordinator dan perpanjangan tangan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi dalam menjalankan roda pemerintahan," ujar Camat Benai.
Sementara itu Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Benai Faisal Indra secara terpisah, Rabu (01/12/2021), mempertegas tujuan dari Klinik Bang Kades tersebut, klinik ini bisa dijadikan tempat untuk memecahkan permasalahan permasalahan atau kendala kendala yang terjadi dalam pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan yang ada di desa.
"Klinik pada lazimnya, dipergunakan untuk tempat berobat. Nah di Klinik Bang Kades ini bisa kita jadikan tempat atau suatu wadah untuk menyelesaikan atau untuk mendapatkan solusi dalam melaksanakan pembangunan dan pengelolaan keuangan desa yang sesuai dengan regulasi dan aturan yang berlaku," terangnya.
Sehingga, sambung Faisal Indra, bisa menjauhkan dari permasalahan hukum atau penyalahgunaan anggaran nantinya. "Dengan demikian, klinik ini bertujuan memberikan keamanan dan keselamatan bagi pengguna anggaran untuk tidak menyalahi aturan aturan yang ada serta sesuai dengan regulasi yang sudah ditentukan," tegas Faisal.
"Pembangunan lancar, pengelolaan keuangan benar, serta kita bisa memajukan desa menjadi lebih baik. Karena kita yakin, pemerintahan desa yang ada di Kecamatan Benai sudah menjalankan aturan sesuai dengan regulasi yang ada," tandasnya.**
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .









