Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Ini Cerita Anak Meranti Lolos Menjadi Prajurit TNI Angkatan Laut
PELITARIAU, Meranti - Febriadi (21) anak kelahiran Dakap, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau berhasil menjadikan dirinya pria sejati yang tidak pernah menyerah dalam mengwujudkan cita-citanya menjadi Prajurit TNI.
Cita-cita yang pernah disampaikan disaat-saat dirinya duduk di Bangku Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, bahkan di Bangku Sekolah Menengah Atas (Madrasah Aliyah Bagan Melibur,red) Teluk Belitung, Kecamatan Merbau membuat dirinya berhasil menghapuskan air mata orangtuanya M Top- Ayah (Almarhum) dan ibunya Parida.
Pria kelahiran Dakap 06 Februari 2000 ini lulus menjadi Prajurit Tamtama Al setelah 5 kali Gagal baik itu Bintara maupun Tamtama sejak tahun 2018 hingga 2021.
"Alhamdulillah bang berkat doa dan usaha serta keinginan untuk merubah nasib keluarga akhirnya saya lulus ditahun 2021 di Gelombang Pertama bulan tiga kemarin di Tamtama Al," kata Febriadi kepada Wartawan lewat Pesan WhatsApp Senin, (29/11/2021) malam.
Pria yang saat ini bertugas di Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai ini menceritakan kalau keluarganya dari kalangan bawah atau orang tidak berpunya. Bahkan, almarhum ayahnya hanya kuli pencari kayu dan ibunya hanya pemotong karet.
"Almarhum ayah dulu bekerja kayu bakau dan ibu memotong karet di Kampung halaman. Saya berpikir sampai kapan hidup seperti ini dan saya bersama Abang saya Irvan Aditira SAP yang tak lama lagi akan melaksanakan Wisuda berpikir untuk mengubah kehidupan," jelasnya.
Ditambahkan lelaki yang memiliki tampang serem ini membeberkan kalau dirinya mencari informasi terkait Penerimaan TNI Al dan kami mencobanya pada tes awal di Pekanbaru namun hasilnya gagal.
"Pertama ikut tes di Pekanbaru gagal, Tanjung Pinang gagal, Dumai gagal hingga 5 kali berturut-turut gagal dan Alhamdulillah Penerimaan Tamtama Al di gelombang Pertama bulan tiga kemarin lulus," bebernya seraya berkata kalau keluarganya sudah ada di Dumai (Ibu, Abang dan dirinya,red).
Terakhir ada pesan yang disampaikan oleh anak berdarah Melayu ini yakni, Tidak ada yang mustahil selama kita mau berjuang dan pastinya bisa. Jangan pernah takut akan kegagalan dan kegagalan itu adalah kesuksesan yang tertunda. **
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.









