Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Bertemu Dubes Uni Eropa
Gubri Inginkan Adanya Hilirisasi Sawit di Riau
PELITARIAU, PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menyebutkan bahwa Provinsi Riau merupakan daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia. Untuk itu, ia menginginkan adanya hilirisasi atau produk turunan kelapa sawit di Riau.
Gubri menjelaskan, banyak turunan yang bisa dikembangkan dari kelapa sawit ini. Sehingga dengan demikian, ia mengharapkan adanya investor yang tertarik untuk berinvestasi di Riau, khususnya dalam hal pengolahan hilirisasi sawit.
"Penghasilan terbesar itu sawit (di Riau), mana tau ada yang ingin investasi hilirisasi sawit di Riau," ujarnya, saat bertemu Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, di Kediaman Gubernur Riau, Senin (15/11/21).
Gubri menjelaskan, jika ada investor yang ingin berinvestasi di Riau berkaitan dengan ini, Riau sudah memiliki beberapa kawasan industri. Seperti, kawasan Industri Tenayan Raya, kawasan industri yang ada di Kota Dumai dan beberapa kawasan industri strategis lainnya.
"Ini tentunya bagaimana produksi sawit di sini tidaknya CPO saja tapi banyak yang bisa dikembangkan," ungkapnya.
Mantan Bupati Siak ini menambahkan, selain sawit, Riau juga memiliki potensi lainnya, seperti karet, sagu, kelapa dan lain sebagainya. Menurut Gubri, potensi-potensi lainnya ini juga bisa dikembangkan di Riau.
Ia mengatakan, jika beberapa potensi tersebut bisa dilakukan hilirisasinya di Riau, maka akan berpotensi besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, bahkan bisa menyerap banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
"Tentunya kami sangat mengharapkan hilirisasi dari produk-produk unggulan di Riau," ucapnya.
Orang nomor satu di Riau ini mengharapkan pertemuannya dengan Dubes Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam ini dapat menarik investor dari Uni Eropa untuk berinvestasi di Riau. Sehingga dapat membantu ekonomi masyarakat Riau.
Syamsuar menambahkan, Riau juga memiliki banyak UMKM dan pariwisata. Sehingga, diharapkan adanya hubungan kerja sama berkelanjutan dengan Uni Eropa dalam memajukan dan mempromosikan masing-masing daerah.
"Kami senanglah jika kita bisa sama-sama membangun. Kita juga banyak UMKM dan pariwisata. Kami siap bekerja sama," kata Syamsuar. **Prc7
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.









