Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Penilaian Publik
Ini kata Penyiar Senior Riau tentang Calon Komisioner KPID
PELITARIAU, Pekanbaru - Hasil Seleksi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau telah diserahkan oleh Panitia Seleksi (Pansel) ke Komisi I DPRD Riau, untuk dilakukan Fit and Proper Test atau uji kelayakan dan kepatutan.
Ketua Komisi I, Ade Agus Hartanto yang menerima hasil pansel tersebut kepada sejumlah wartawan mengatakan, sebelum fit and proper test dilaksanakan, terlebih dahulu akan dilakukan uji kelayakan publik selama 10 hari.
"Seluruh nama-nama calon komisioner KPID kita umumkan ke publik melalui media. Silahkan publik menilai. Kita beri waktu 10 hari, setelah itu baru dilaksanakan Fit and proper test," sebutnya pada akhir Oktober lalu.
Sebagaimana yang telah di umumkan sebelumnya, Panitia Seleksi (Pansel) telah melakukan berbagai tahapan seleksi dan akhirnya terdapat 21 Nama calon Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau yang akan mengikuti Fit and proper test.
Ke 21 nama-nama tersebut, yakni Abdullah Mitrin, Asril Darma, Ahmad Royhan, Bambang Suwarno, Dian Citra Andriani, Fithriady Syam, H. Falzan Surahman, Hisam Setiawan, Kazzaini KS, dan M. Asrar Rais.
Selanjutnya, terlihat juga nama Mario Abdillah Khair, Misbah, Oziwirman, Putri Poppy Nirmala, Raga Perwira, Ridwan, Robert Satria, Suci Shintia, Taufik Hidayat dan Tri Ranti .
Dari 21 nama calon komisioner KPID tersebut, nantinya akan ditetapkan sebanyak 7 orang sebagai komisioner KPID Periode 2021 - 2024.
Menariknya, dari 21 nama calon komisioner KPID itu, terdapat 17 laki-laki dan 4 Perempuan. Dari 4 Perempuan ini 3 diantaranya memiliki latar belakang sebagai penyiar radio.
Menurut tokoh penyiar senior Riau, Satria Utama saat diminta Penilaiannya terkait 21 nama-nama Calon Komisioner KPID tersebut, Ia mengatakan seleksi kali ini menurutnya lebih ada kemajuan dibanding seleksi KPID sebelumnya.
"Saya melihat ada sejumlah nama yang memang punya Basic di bidang penyiaran, dan ini tentu menjadi satu poin yang positif karena kita ingin KPID itu memang diisi oleh orang-orang yang juga memahami Problematika persoalan yang dihadapi dunia penyiaran," sebutnya, Minggu (07/11/21).
Satria Utama juga berharap, DPRD Riau benar-benar menjadikan point bahwa background sebagai orang penyiaran itu menjadi poin yang cukup penting.
"Jadi, Walaupun saya paham ini pasti ada proses apa namanya politik dan sebagainya, pertimbangan-pertimbangan politik dan sebagainya, tapi jangan menyampingkan dan tidak menjadikan indikator pemahaman calon KPID itu memahami Problematika persoalan dunia penyiaran. Sehingga kedepan anggota komisioner KPID dapat menghasilkan program-program yang bermanfaat bagi tumbuh kembang baik secara program-program, yang atas maupun dari sisi Kesehatan, Bisnis pada dunia penyiaran di Riau," harap Satria Utama.
Masih menurutnya, Perkembangan radio diharapkan memiliki warna tersendiri Jika KPID Riau diisi setidaknya 3 orang dari 7 Komisioner KPID berlatar belakang Penyiar.
"Ya, Kalau kita lihat sekarangkan dunia radio mengalamin kondisi yang tidak terlalu bagus atau tidak terlalu sehat, Pertama karena memang secara iklim bisnisnya sekarang ini tantangan eksternalnya ada pada kompetisi dari sektor-sektor media komunikasi yang lain seperti media sosial dan lain-lain, Namun di sisi lain sebenarnya masih bisa jika mau ber Inovasi Berkolaborasi dengan perkembangan perkembangan media yang ada," ujar Satria Utama.
Terkait keterwakilan perempuan di Komisioner KPID Riau, Satria Utama sangat mendukung.
"Jika ada 3 orang perempuan kita akan mendukung, dan itu Bagus. Namun yang lebih bagus mengerti dengan problematika dunia penyiaran saat ini," kata Satria Utama. ** Prc7.
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.









