Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Evakuasi Satwa
BBKSDA Riau Berhasil Evakuasi Gajah Sakit Yang Ditemukan di Kebun Sawit Warga
PELITARIAU, Pekanbaru - Tim Gabungan Balai Besar KSDA Riau berhasil mengevakuasi seekor Gajah liar dalam kondisi sakit di sekitar kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Desa Pontian Mekar, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu Riau.
Hal ini disampaikan Plt. Kepala Balai Besar KSDA Riau, Fifin Arfiana Jogasara kepada PELITARIAU, Rabu (27/10/21) di Pekanbaru.
Disampaikannya, Pihaknya mendapat laporan dari warga pada hari Kamis 21 Oktober 2021,bahwa ada seekor satwa gajah liar yang memasuki perkebunan sawit masyarakat dalam kondisi sakit.
Selanjutnya, Pada Jumat 22 Oktober 2021, BBKSDA Riau bersama tim Gabungan mendatangi lokasi yang disampaikan warga tersebut.
Setelah berada di lokasi untuk Tim melakukan pengecekan lapangan, petugas gabungan pada hari Sabtu 23 Oktober, menemukan seekor gajah liar dewasa betina, kurus, dan dalam kondisi lemah.
"Di sekitar lokasi tampak gajah tersebut memuntahkan batang dan pelepah sawit yang dimakannya. Kemudian Tim medis turun melakukan tindakan pengobatan dan berkoordinasi dengan Balai TNTN," terang Fifin Arfiana Jogasara.
Sebelum dilakukan pengobatan kata Fifin Arfiana Jogasara, tim terlebih dahulu melakukan pembiusan, identifikasi, dan pemeriksaan.
"Gajah liar tersebut berjenis kelamin betina yang berumur sekitar 30 tahun. Tinggi mencapai 217 cm dan berat badan lebih kurang 2 ton," ujarnya.
Masih kata Fifin, Gajah tersebut kurus dan mengalami kurang nafsu makan, serta mengalami radang atau pembekakan dan luka terbuka pada bagian organ reproduksi luar yang telah ada ulat di bagian tersebut.
"Upaya yang dilakukan adalah pembersihan luka dan pemberian obat topikal pada daerah luka, pengambilan sampel darah untuk mengetahui kondisi kesehatan gajah secara umum, dan sample darah akan dikirim ke laboratorium," terangnya.
Setelah dilakukan pengobatan, tim medis segera menyadarkan satwa dan melepasliarkan kembali ke habitatnya sambil melakukan pemantauan dan pengamatan pergerakan satwa untuk mengetahui kondisi selanjutnya. Gajah terlihat bergerak lebih gesit dari sebelum pengobatan.
"Tim akan terus melakukan pemantauan kembali untuk memastikan gajah liar sumatera tersebut benar-benar pulih dan aman serta kembali ke habitatnya di kawasan Taman Nasional Teso Nilo," sebutnya. **Prc7
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.









