Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Rapat koordinasi
Kesbangpol Riau Gelar Rakor Tim Terpadu P4GN dan Presekutor Narkotika 2021
PELITARIAU, PEKANBARU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Presekutor Narkotika tahun 2021 di Hotel Angkasa Garden Pekanbaru, Kamis (7/10/2021).
Rakor tim terpadu P4GN dan Presekutor Narkotika tahun 2021 mengangkat tema "Bersama Menuju Riau Bersih Dari Narkoba"
Dalam sambutannya, Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Provinsi Riau, Kaharuddin menuturkan bahwa, peran serta dan sinergi yang harmonis dari pemerintah, organisasi masyarakat dan masyarakat itu sendiri merupakan kunci keberhasilan upaya penaggulangan narkoba.
“Pencegahan merupakan langkah efektif untuk membangun kesadaran setiap individu untuk tidak menyalahgunakan narkotika dan tidak ikut dalam jaringan peredaran gelap narkoba” ucapnya.
Kaharuddin menambahkan bahwa rapat ini bertujuan sebagai upaya pencegahan, pemberantasan dan untuk memproteksi seluruh komponen bangsa dari bahaya narkotika khususnya kalangan generasi muda.
Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau, Robinson D.P Siregar mengatakan, dalam upaya pencegahan ini pihaknya mengimplementasikan Inpres No.02 tahun 2020, serta mengusung program Riau Bersih dari Narkoba (Berseri).
“Kebijakan dan strategi ada 4. Pertama secara hard power yaitu pemberantasan Kedua, soft power seperti pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi. Ketiga, smart power yaitu IT development and research. Keempat, empowering yaitu kerja sama” jelas Robinson.
Hal yang sama disampaikan juga oleh, Wakil Direktur Narkoba Polisi Daerah (Polda) Riau, Nandang Lirrama, dengan menuturkan bahwa, ada dua strategi yang dilaksanakan oleh Polda Riau yaitu dengan penguatan preemtif dan preventif, dan penguatan tindakan represif kepolisian.
“Dari 12 wilayah di Riau kita sudah membentuk tiga kampung anti narkoba yaitu di Pekanbaru, Kuansing dan Rokan Hilir” ucapnya. **Prc7
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.









