Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pengadaan Sapi
Tak Ada Kontraktor yang Memenuhi Syarat, Bantuan 2.023 Ekor Sapi Pemprov Riau Ditunda Tahun Depan
PELITARIAU, Pekanbaru - Dikarenakan Kontraktor atau penyedia pengadaan ribuan ekor sapi untuk kelompok perternakan, tidak memenuhi persyaratan yang anggarannya telah dialokasikan pada APBD Riau tahun 2021, proyek ini dipastikan ditunda hingga tahun 2022.
Penundaan ini disampaikan Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Rahmat Setiyawan kepada PELITARIAU, Kamis (16/9/21) di Pekanbaru.
Dikatakannya, ditundanya bantuan sapi itu karena hasil tender tidak menemukan penyedian ribuan sapi sesuai ketentuan.
Karena penyedia yang ikut tender tidak memenuhi syarat, maka bantuan sapi itu akan diusulkan di tahun 2022. Sebab jika dilaksanakan di APBD Perubahan 2021 dikhawatirkan tidak terkejar pengadaan ribuan ekor sapi tersebut.
"Hasil evaluasi Pokja, dari 6 penyedia yang ikut tender semua tidak ada yang lulus administrasi atau tidak memenuhi syarat," sebutnya.
"Jadi Pokja memberikan masa sanggah sampai tanggal 16 September. Kalau sampai besok tidak ada yang menyanggah hasil evaluasi Pokja, maka akan dilakukan review oleh KPA, apakah dilanjutkan atau tidak," terangnya.
Ketika ditanya besaran anggaran pengadaan sapi itu, Rahmat Setiyawan mengatakan bantuan 2.023 ekor sapi itu anggarannya sebesar Rp26 miliar.
"Yang kita rencanakan bantuan sapi sebanyak 2.023 ekor dengan anggaran sebesar Rp26 miliar. Sapi itu akan disebar kepada 289 kelompok peternak di 12 kabupaten/kota," jelasnya.
Ditundanya pengadaan sapi ini, selain tidak adanya penyedia yang lulus persyaratan, juga jika dipaksakan pengadaan tersebut di APBD perubahan 2021 tidak cukup waktunya. Sebab untuk pengadaan 2.023 ekor sapi itu hanya dalam waktu 90 hari.
Rahmat Setyawan juga menambahkan, 6 penyedia bantuan sapi yang ikut lelang semua dari luar Provinsi Riau.
"Perusahaan yang ikut tender dari luar, tidak ada penyedia dari Riau. Karena pengadaan sapi ini skala besar, sebab pengadaan Rp15 miliar sudah kategori besar. Kemudian pengalaman penyedia wajib harus setengah dari nilai pengadaan. Artinya penyedia mininal harus ada pengalaman pengadaan sapi senilai Rp13 miliar baru bisa ikut lelang ini," sebut Rahmat Setyawan. **Prc7
PT EMP Energi Gandewa Gelar Coffee Morning dan Ramah Tamah Bersama Insan Pers di Kecamatan Tampung Hulu
PELITARIAU, KAMPAR – PT EMP Energi Gandewa kembali menunjukkan kom.
Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Meranti Bersama 9 Paket Sabu
PELITARIAU,Meranti - Komitmen Polres Kepulauan Meranti dalam memberantas p.
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.









