Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Komponen dicuri
Listrik di Pekanbaru Sempat Padam Gegara Komponen di 11 Gardu Dicuri
PELITARIAU, Pekanbaru - Jaringan listrik di wilayah kerja PLN (Persero) Riau, padam. Terakhir diketahui penyebab aliran listrik padam akibat komponen listrik di 11 gardu dicuri.
Padamnya listrik ini dibenarkan pihak PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan atau UP3 Pekanbaru. Banyaknya komponen listrik dicuri setelah dicek oleh petugas ke lokasi.
"Di lokasi petugas kita menemukan kunci gardu rusak. LS board kita juga sudah tak terkunci," sebut Humas PLN UP3 Pekanbaru, Dwi Ramdhani, Kamis (26/08/2021).
Aksi pencurian komponen PLN oleh orang tidak dikenal pertama kali diketahui, Senin (23/08) sekitar pukul 10.41 Wib di wilayah kerja ULP Lipat Kain. Petugas di lapangan mendapat laporan adanya pemadaman di daerah tersebut.
Setelah menerima laporan pemadaman, petugas PLN langsung turun ke lokasi. Di lokasi petugas melihat kotak kunci gardu yang digembok rusak. Diduga kerusakan akibat dirusak orang tak dikenal.
"Saat dicek didalam box gardu ditemukan beberapa komponen arus listrik telah raib. Sudah tidak ada lagi, diduga dicuri," terang Dwi Ramdhani.
Dwi mengatakan LS Board adalah salah satu komponen pada jaringan listrik yang berfungsi sebagai pengendali, pelindung dan pembagi aliran listrik. Ini bersumber dari gardu distribusi atau travo ke saluran pelayanan atau ke pelanggan.
"Kalau komponen listrik dicuri, jaringan listrik di Riau bisa terganggu dan akan berdampak pada layanan kami kepada masyarakat," katanya.
Sementara, Manager Bagian Jaringan PLN UP3 Pekanbaru, Said Murtazak menyebut LS Board hilang akibat ada indikasi dicuri. Dikatakannya akibat aksi kejahatan ini selain mengganggu, aksi pencurian juga dapat membahayakan pelaku serta masyarakat di sekitar gardu
"Ditemukan banyaknya pintu LS Board hilang yang terindikasi dicuri, hilangnya pintu LS Board dapat mengganggu pasokan listrik dan dapat membahayakan khususnya bagi masyarakat di lingkungan sekitar gardu tersebut," jelasnya.
Untuk pintu LS Board yang rusak di Kota Pekanbaru ada 11 kejadian, di antaranya gardu KB 712 Jalan Sawai, KB 643 Jalan Riau Happy Puppy KB 772, Jalan Melati Doraemon, KB 672 Jalan Lumba Lumba, KB 422.
Kemudian, Jalan Riau Gang Saeran, KB 734 Jalan SM Amin Ujung KB 616. Termasuk Jalan Air Hitam Sisiip SM Amin Ujung KB 777, Jalan Riau Baru, KB 775 Jalan Yamin Jembatan KB 763, Jalan Bakti Sisip dan KT 05 di Simpang Jalan Sultan Syarif Qasim.
Terkait pencurian itu, PLN wilayah Riau meminta maaf atas ketidaknyaman yang dirasakan pelanggan akibat pemadaman listrik. Dwi juga meminta masyarakat yang melihat aksi pencurian komponen listrik untuk melapor melalui saluran resmi.
"Bila ada oknum yang mengatasnamakan petugas PLN tetapi tidak memiliki identitas dan surat tugas yang jelas, mohon untuk dapat melaporkan ke PLN melalui contact center 123," imbaunya. **Prc7
Bupati Asmar Sambut Konsulat Malaysia Pekanbaru, Kepulauan Meranti Bidik Penguatan Kerja Sama Lintas Negara
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut k.
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya da.
Meranti Perkuat Sinergi Dengan Samsat Untuk Dongkrak PAD Dari Pajak Kendaraan
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mencari terobo.
PT EMP Energi Gandewa Gelar Coffee Morning dan Ramah Tamah Bersama Insan Pers di Kecamatan Tampung Hulu
PELITARIAU, KAMPAR – PT EMP Energi Gandewa kembali menunjukkan kom.
Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Meranti Bersama 9 Paket Sabu
PELITARIAU,Meranti - Komitmen Polres Kepulauan Meranti dalam memberantas p.
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .









