Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1085 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2732 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5283 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2425 Kali
Pasien Keluhkan Kekosongan Obat
RSUD Indrasari Rengat Beli Obat Perbulan Capai Rp 500 Juta
ilustrasi :
PELITARIAU, Rengat - Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat setiap bulanya membeli obat mencapai Rp 500 juta, banyaknya obat yang di beli di stok di apotik rumah sakit. jika masih kekurangan obat sesuai dengan kebutuhan pasien, maka pihak rumah sakit membrikan obat dengan cara membeli obat di apotik yang menyediakan obat sesuai resep dokter.
Demikian yang disampaikan Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RS Indrasari Pematangreba Drg Siska melalui Kepala Tata Usaha (KTU) Ibrahim Alimin. "Karena kita BLUD, kita belanja obat di Apotik juga bisa, sesuai kebutuhan pasien," ujar Ibrahim.
RS Indrasari Rengat, sudah bisa membeli obat sendiri tanpa menunggu pengesahaan APBD Kabupaten Inhu dilakukan sejak tahun 2011 pada akkhir Desember. mulai efektif pembelian obat tanpa menunggu pengesahaan anggaran daerah tahun 2012, dimana sejak saat itu kebutuhan obat perbulan yang di beli oleh pihak RS Indrasari Rengat mulai berkisar Rp 200 juta perbulan hingga Rp 500 juta perbulan.
Ibrahhim mebantah, kalau adanya dugaan obat yang di beli perbulan dengan anggaran mencapai Rp 500 juta dititipkan di apotik untuk dijual kembali kepada pasien yang ada di RS Indrasari Rengat. "Kita tidak berani menjual obat ke apotik, sebab obat yang dibeli sesuai dengan kebutuhan pasien," kata Ibrahim.
Kenyataan di lapangan berbeda, pihak RS Indrasari Rengat banyak tidak memberikan obat sesuai dengan kebutuhan pasien yang di rekomendasi dari dokter sesuai diaknosa penyakit. "pasien yang ada di RS Indrasari Rengat terpaksa membeli obat di apotik luar dengan harga mahal ketika apotik RS Indrasari Rengat tidak menyediakan obat," ujarnya Raja Atman orang tua pasien. (cr pen)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.








