Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Vaksinasi Covid-19
Jubir COVID-19 Riau: Yang Meninggal Rata-rata belum Divaksin
PELITARIAU, Pekanbaru - Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Riau, dr Indra Yovi mengatakan, kasus kematian di Riau beberapa hari ini mengalami peningkatan akibat banyaknya jumlah kasus baru.
"Kasus kematian kita banyak, ini karena pasien yang datang ke rumah sakit kasusnya banyak berat. Jadi datang ke rumah sakit itu kondisinya sudah berat," kata Indra Yovi, Sabtu (31/7/2021).
Yovi mengatakan, pasien yang meninggal dunia akibar COVID-19 di Riau rata-rata orang tua yang umurnya diatas 50 tahun keatas.
"Dan yang meninggal rata-rata belum divaksin. Jadi pentingnya vaksin itu meningkatkan kekebalan terhadap kemungkinan terkena Covid-19 yang berat. Kalau sudah divaksin jika kena COVID-19 kondisinya yang ringan dan sedang saja," ungkapnya.
"Kalau sekarang kasus kematian diatas 40 orang, maka dalam satu jam hampir satu atau dua orang meninggal. Sebulan lalu saya bilanh setiap tiga jam ada satu pasien meninggal. Sekarang menurun, setiap satu jam ada satu sampai dua pasien meninggal," sambungnya.
Masih kata Indra Yovi, tingginya angka kematian juga disebabkan tingginya jumlah kasus. Sedangkan tingginya kasus akibat menurunnya disiplin masyarakat menerapkan protokol kesehatan.
"Kalau semakin banyak jumlah positif pasti banyak pasien meninggal. Itu rumusan pasti. Kalau mau menurunkan angka kematian ya harus diturunkan angka hariannya dengan cara meningkatkan protokol kesehatan. Bukan testingnya yang dikurang, itu tak boleh," ujarnya.
"Sekarang testing kita sudah melebihi standar WHO, bisa 4.000 lebih sampel perhari, kemarin ada sampai 5.000 sampel. Kalau secara rillnya bisa 5.000 sampel perhari jika digabung dengan rapid antigen," tandasnya.
Untuk diketahui, saat ini angka kematian pasien Covid-19 di Riau beberapa hari ini diatas 40 orang. Seperti hari ini terdapat 43 pasien yang dinyatakan meninggal dunia. **Prc 7
Erry Gading : PT Pelindo dan PT Bumi Meranti Agar Duduk kembali dan Jangan Dibiarkan Berlarut
PELITARIAU,Meranti - Berlarut larutnya dan belum ada kesepakatan persoalan perja.
Bupati Asmar Sambut Konsulat Malaysia Pekanbaru, Kepulauan Meranti Bidik Penguatan Kerja Sama Lintas Negara
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut k.
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya da.
Meranti Perkuat Sinergi Dengan Samsat Untuk Dongkrak PAD Dari Pajak Kendaraan
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mencari terobo.
PT EMP Energi Gandewa Gelar Coffee Morning dan Ramah Tamah Bersama Insan Pers di Kecamatan Tapung Hulu
PELITARIAU, KAMPAR – PT EMP Energi Gandewa kembali menunjukkan kom.
Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Meranti Bersama 9 Paket Sabu
PELITARIAU,Meranti - Komitmen Polres Kepulauan Meranti dalam memberantas p.









