Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Vaksin Covid-19
Awal Juli 2 Juta Dosis Vaksin COVID-19 dari Jepang tiba di Tanah Air
PELITARIAU, Jakarta - Menlu RI Retno LP Marsudi telah menjalin komunikasi intensif dengan Menlu India dan Menlu Jepang mengenai pentingnya penguatan diplomasi di bidang kesehatan. Hasil dari komunikasi tersebut adalah, Indonesia akan menerima sumbangan 2 juta dosis vaksin COVID-19 dari Jepang.
"Munculnya varian baru, lebih mendorong dunia untuk mempercepat vaksinasi secara equal. Dalam kaitan ini, Indonesia terus mendorong diterapkannya kesetaraan akses vaksin bagi semua negara," kata Retno dalam pernyataan pers yang dikutip, Selasa (29/6/2021).
Retno menuturkan, Beberapa hal yang disampaikan Indonesia dalam rangka mempercepat vaksinasi yang setara, antara lain melalui dorongan berbagi dosis atau doses-sharing dan mendukung proposal TRIPS waiver berupa penghapusa nCOVID-19 sementara hak cipta untuk vaksin dan pengobatan COVID-19, dimana Indonesia menjadi salah satu negara yang mendukung proposal tersebut, serta menutup kesenjangan pembiayaan untuk ACT-Accelerator.
"Khusus mengenai isu vaksin dan obat-obatan COVID-19, dapat saya sampaikan bahwa akhir-akhir ini saya melakukan komunikasi intensif, termasuk dengan Menlu India dan Menlu Jepang. Komunikasi saya dengan Menlu Jepang terfokus pada isu doses-sharing vaksin. Sebagai hasil dari komunikasi intensif tersebut dan juga kita ulang kembali dalam pertemuan dengan Menlu Jepang tadi maka Jepang akan menyumbangkan sekitar 2 juta dosis vaksin jadi untuk Indonesia," ungkap Retno.
Lebih lanjut Retno menjelaskan, 1 juta dosis vaksin direncanakan akan tiba pada 1 Juli 2021, sementara pengiriman kedua menurut rencana akan tiba pada pertengahan Juli 2021.
"Dalam pertemuan, saya juga jajaki dengan Menlu Jepang mengenai kerjasama di bidang obat-obatan terapeutik. Menlu Jepang akan segera melihat kemungkinan kerjasama penyediaan obat-obatan terapeutik yang diperlukan Indonesia saat ini," ujar Retno.
Sementara dengan Menlu India, Retno menyampaikan harapan agar ijin ekspor beberapa obat-obatan terapeutik dari India ke Indonesia, yang saat ini diperlukan Indonesia, agar dapat diberi kelolanggaran.
"Sebagaimana ketahui, karena situasi COVID-19 di India, maka India memberlakukan pembatasan sementara ekspor vaksin dan obat-obatkan ke luar negeri. Permintaan Indonesia dipertimbangkan secara positif oleh India dan Indonesia telah menyampaikan rincian obat-obatan yang diperlukan saat ini," ujarnya. **Prc7
Diduga Jadi Korban Begal, Pria di Selatpanjang Akui Rekayasa Cerita Karena Terlilit Utang
PELITARIAU,Meranti - Kabar dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (cura.
Pemkab Meranti Terus Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK Atas Temuan Pada Dinas PUPR
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmenn.
Erry Gading : PT Pelindo dan PT Bumi Meranti Agar Duduk kembali dan Jangan Dibiarkan Berlarut
PELITARIAU,Meranti - Berlarut larutnya dan belum ada kesepakatan persoalan perja.
Bupati Asmar Sambut Konsulat Malaysia Pekanbaru, Kepulauan Meranti Bidik Penguatan Kerja Sama Lintas Negara
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut k.
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya da.
Meranti Perkuat Sinergi Dengan Samsat Untuk Dongkrak PAD Dari Pajak Kendaraan
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mencari terobo.









