Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Gerakan Wakaf Nasional
Riau Akan Jadi Provinsi Pertama Se - Sumatera
PELITARIAU, Pekanbaru - Provinsi Riau direncanakan akan menjadi Provinsi pertama di Sumatera yang melaksanakan gerakan wakaf nasional se Sumatera, yang direncanakan akan digelar pada kegiatan Festival Ekonomi Syariah Bulan Agustus mendatang.
Deputi Bank Indonesia (BI), Asral Mashuri menjelaskan, rencananya pada hari Jumat tanggal 13 Agustus tepat hari keempat Festival Syariah akan diadakan gerakan sadar wakaf. Dimana gerakan sadar wakaf ini nanti hanya dilakukan pada hari Jum'at tanggal 13 Agustus mendatang.
"Rencananya kita akan menggas Riau sebagai provinsi pertama menggerakkan gerakan wakaf se Sumatera", jelas Deputi Bank Indonesia (BI), Asral Mashuri dalam rapat Gerakan Wakaf Provinsi Riau, di Ruang Rapat Pj Sekdaprov Riau, Menara Lancang Kuning, Jum'at (25/06/2021).
Ia juga menyampaikan, sesuai arahan Gubernur Riau Syamsuar, BI Riau ingin melihat sejauh mana partisipasi masyarakat Riau dalam kegiatan wakaf ini.
"Nanti pada tanggal 13 Agustus kami berencana untuk menjalankan Gerakan Wakaf Nasional yang dimulai dari Riau tapi harus ada road untuk Wakaf ini pak", jelasnya.
Asral Mashuri menerangkan, rencananya gerakan sadar wakaf ini pihaknya telah sudah bekerjasama dengan beberapa lembaga, dan seluruh masjid yang ada di Pekanbaru akan khutbah Jumat dengan materi yang sama yaitu wakaf.
Sebutnya, gerakan ini memang Riau berwakaf tetapi karena dilakukan dalam Festival Ekonomi Syarat nya sumatera maka akan diberikan pengumuman kepada seluruh Provinsi, dari Aceh sampai Lampung untuk melakukan hal yang sama. Gerakan ini nanti akan menggabungkan untuk Sumatera berwakaf .
"Nanti rencana kami juga akan memberikan pemahaman kepada masyarakat Riau secara masif terkait kegiatan ini," tuturnya.
Kemudian menurutnya, dalam Festival Syariah tersebut nantinya juga akan mengajak kaum milenial sebagai generasi penerus untuk mengikuti gerakan sadar wakaf ini.
"Dan untuk kaum milenial dengan pesan Wakaf itu mudah tidak perlu kaya dengan lima ribu bisa berwakaf. Dimana nanti kita akan menggunakan teknologi digital, kita gunakan infrastrukturnya BSI", jelasnya.
"Nanti akan ada semacam literasi bahwa kalau kita berzakat maka pertama itu wajib dan itu konsumtif dan hanya sekali saja didapat. Tetapi kalau infak dan sedekah juga sekali karena konsumtif, dan berbeda dengan wakaf ini meskipun dia sunnah, itu berkali kali sepanjang hidup, wakafnya itu bermanfaat. Kita ikuti kaidah secara syar'i paham pokoknya sedekah bermanfaat dan tentunya berkali kali sepanjang air mengalir, maka itu yang ingin kita sampaikan pesan kepada para milenial," sebutnya. **Prc7
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









