Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Begini Cara KSOP Kelas IV Selatpanjang Tingkatan Ekonomi Masyarakat
PELITARIAU, Meranti - Direktorat jenderal Perhubungan laut terus menyelenggarakan Program Padat Karya sebagai wujud peran serta dalam membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Terlihat hari ini, Rabu (23/06/2021), Program Padat Karya dilakukan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau yang dibuka langsung oleh Kepala Kantor KSOP selatpanjang, Capt. Ridha R., SH, M.Mar.
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Dinas Kepala KSOP Kelas IV Selatpanjang tersebut juga dihadiri, Danposal Selatpanjang Letda laut S Jerry Hendra, bersama Danramil 02 Tebingtinggi Arm Bismi Tambunan, Polsek/KP3 Selatpanjang, Camat Tebingtinggi, PT Pelindo I Kawasan Selatpanjang, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Selatpanjang, Kepala Kantor KPPBC Tipe Pratama Selatpanjang, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Wilker Selatpanjang, Kepala Kantor Karantina Pertanian Wilker Selatpanjang, dan Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Selatpanjang.
Dikatakan Ridha, seluruh KSOP yang ada juga melakukan kegiatan yang sama sesuai instruksi dari Direktorat jenderal Perhubungan laut yang mana memiliki tujuan utama Padat Karya yang dilakukan oleh KSOP Kelas IV Selatpanjang ini adalah menghadirkan negara ke tengah-tengah masyarakat. Sehingga tercipta soliditas dan sinergi dalam upaya menciptakan kesejahteraan bersama, dan meningkatkan perekonomian masyarakat serta meningkatkan kegiatan sosial khususnya bagi masyarakat sekitar.
Selain itu, lanjut Capt. Ridha kalau Padat Karya juga sebagai wujud bahwa KSOP Kelas IV Selatpanjang tidak sekadar melakukan pekerjaan sesuai tupoksi, tetapi juga mampu menjaga soliditas dan hubungan baik dengan masyarakat yang berdomisili di wilayah KSOP Kelas IV Selatpanjang.
"Pekerjaan Padat Karya ini dilakukan secara swakelola agar dapat dilakukan dengan melibatkan masyarakat. 65 % dari Pekerja Pelabuhan, dan sisanya dilingkungan perkantoran," ujarnya.
Disampaikan Ridha, sebelum mereka dibawa dan ikut serta dalam padat Karya kami terlebih dahulu meninjau dan mendata langsung dilapangkan. Dengan kata lain, kita ingin memastikan orang yang dipilih tersebut merupakan orang yang butuh pekerjaan.
"Ada sekitar 50 orang yang kita ikut sertakan dalam program Padat Karya dan kegiatan ini akan berjalan semalam 2 hari atau Kamis (24/06/2021) kegiatan tersebut sudah selesai dan mereka akan digaji sesuai dengan anggaran," terangnya.
Sementara itu, Danposal Selatpanjang Letda laut S Jerry Hendra juga mendukung penuh Progam yang dilakukan oleh KSOP Kelas IV Selatpanjang yang mana masyarakat yang mengalami Pengangguran dapat pekerjaan.
"Kegiatan seperti ini yang ditunggu oleh masyarakat, sehingga masyarakat dengan mudah mendapatkan pekerjaan tersebut," ujarnya. **
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.
Kalapas Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin Keamanan dan Deteksi Dini
PELITARIAU Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mela.
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
PELITARIAU, Pekanbaru – Wujud kepedulian terhadap sektor pertanian terus ditun.
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.









