Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Salah Tangkap
Sempat dikira Teroris warga Pekanbaru sekarat dihajar Aparat
PELITARIAU, Pekanbaru - Akibat salah tangkap oleh oknum aparat kepolisian seorang warga Pekanbaru bernama M Hendri Usman (30) kini sekarat terbaring di Rumah Sakit Sansani Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru Riau.
Menurut Ibrahim (ayah Korban) yang pernah menjabat Ketua RT di Jalan Muslimin I Kampung Alquran Kelurahan Sidomulyo Timur Kecamatan Marpoyandamai Pekanbaru ini, Oknum aparat kepolisian telah melakukan penyiksaan terhadap anaknya.
Ibrahim menyesalkan, akibat penyiksaan itu kini anaknya harus mendapatkan perawatan intensif di Kamar nomor 513 lantai 5 Rumah Sakit Sansani Pekanbaru.
"Anak saya Hendri itu Senin pagi 14 Juni 2021 pukul 07.30 sedang antar anak perempuannya naik motor ke sekolah TK. Tiba-tiba di simpang Jalan Muslimin I dengan Jalan Kayu Manis ini datang sekitar 7 orang berpakaian preman naik mobil menyergap menangkap anak saya. Anak saya diborgol tangannya di belakang, matanya ditutup dan disiksa oleh oknum aparat itu keliling naik mobil. Penangkapan itu untung dilihat ada teman Hendri yang lihat di simpang jalan dan langsung melaporkan peristiwa itu ke saya," terang Ibrahim.
Menurut Ibrahim lagi, setelah anaknya babak belur disiksa baru dimintai KTP. Rupanya salah tangkap anaknya bukan target yang dicari.
Atas kesembronoan oknum aparat ini, Ibrahim meminta kasus ini segera diusut, oknum yang menyiksa anaknya agar diberi sanksi hukum setimpal.
Menurut Ibrahim anaknya mengalami luka-luka di muka, kepala, kedua kakinya, perutnya dan sesak nafas usai disiksa oknum aparat itu.
"Kenapa main pukul saja sebelum tahu pasti orang yang dicari. Setelah dipukuli baru dimintai identitas anak saya, Rupanya salah tangkap," sesalnya.
Ibrahim menjelaskan anaknya Ibrahim, pernah bekerja sebagai honorer di Dinas PU Riau Jalan SM Amin Panam Pekanbaru, Begitu ada pengurangan honorer Dinas PU Riau, maka anaknya M Hendri Usman kena berhentikan.
Semantara, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi melalui Kabid Humas Kombes Sunarto saat dikonfirmasi terkait penangkapan Teroris tersebut mengatakan, tidak mengetahui.
"Data sama mereka, pihaknya tak dikasih data," ujarnya tanpa menjelaskan siapa yang dimaksud mereka itu. **Prc7
Diduga Jadi Korban Begal, Pria di Selatpanjang Akui Rekayasa Cerita Karena Terlilit Utang
PELITARIAU,Meranti - Kabar dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (cura.
Pemkab Meranti Terus Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK Atas Temuan Pada Dinas PUPR
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmenn.
Erry Gading : PT Pelindo dan PT Bumi Meranti Agar Duduk kembali dan Jangan Dibiarkan Berlarut
PELITARIAU,Meranti - Berlarut larutnya dan belum ada kesepakatan persoalan perja.
Bupati Asmar Sambut Konsulat Malaysia Pekanbaru, Kepulauan Meranti Bidik Penguatan Kerja Sama Lintas Negara
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut k.
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya da.
Meranti Perkuat Sinergi Dengan Samsat Untuk Dongkrak PAD Dari Pajak Kendaraan
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mencari terobo.









