Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Tahun 2014 Omset Perikanan di Kuansing Meningkat Jadi Rp.81 Milyar Pertahun
PELITARIAU, Telukkuantan - Omset sektor perikanan di Kuansing cukup fantatis yakni Rp. 81, 4 Milyar pertahun. Disamping itu sektor ini juga mampu menyerap 8.160 orang tenaga kerja.
" Sektor perikanan telah memberi kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat, Kuansing, ada omset usaha perikanan Rp 81,4 Milyar dan jumlah tenaga kerja yang terserap 8.160 tenaga ,"ujar Kadis Perikanan Kuansing, Ir Emmerson, kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat ( 30/1/2014 ) pekan lalu.
Omset Rp 81.4 Milyar tersebut ujar Emmerson berdasarkan perhitungan rill, yakni jumlah produksi 4.072 ton dikalikan harga ikan per kilo rata-rata Rp 20.000 maka jumlahnya mencapai Rp 81,4 Milyar. Sedangkan jumlah tenaga kerja yang terserap sebanyak 8.160 orang tersebut ujarnya, dari jumlah kepala keluarga ( KK ) yang mengelola usaha ini sebanyak 1.632 KK.
" Jumlah 1.632 orang dikalikan dengan 5 orang yang terlibat dimasing-masing kepala keluarga yang mengelola usaha perikanan maka jumlahnya mencapai 8.160 orang,"ungkapnya.
Menurut Emerson jumlah tersebut merupakan data dari tahun 2014 lalu, dan meningkat dibandingkan dengan tahun 2013 yang lalu. Tahun 2013 yang lalu, produksi perikanan Kuansing mencapai 3.669 ton, jika dilakukan dengan harga rata-rata perkilogram Rp 20.000 maka omset tahun 2013 mencapai Rp, 73, 3 Milyar. Sedangkan jumlah tenaga kerja yang terserap tahun 2013 lalu diperkirakan sebanyak 7.665 orang.
Dengan demikian lanjut Emmerson, dibandingkan dnegan tahun 2013 lalu, untuk tahun 2014 terjadi peningkatan omset sebanyak Rp.8.1 M, sementara tenaga kerja terjadi peningkatan sebanyak 505 orang tahun 2014 dibandingkan dengan tahun 2013.
" Jika trend peningkatan ini terjadi tahun 2015 , maka omset tahun 2015 bisa mencapai Rp 100 Milyar, dan jumlah tenaga kerja yang terserap bisa mencapai 10 ribu orang,"bebernya.
Emmerson mengaku bangga, sektor usaha perikanan memberi kontribusi pendapatan kepada masyarakat dengan nilai cukup besar, sementara luas lahan yang digarap cukup minim. " Jadi dengan pemanfaatan lahan yang tidak luas mampu memberi kontribusi besar,"ujarnya.
Hal ini berdasarkan data dilapangan. Untuk tahun 2013 luas kolam 217,76 hektare dan tahun 2014 menjadi 227,69 hektare.
" Peningkatan produksi ini juga berkat dukungan Pak Bupati yang memberi perhatian kepada sektor perikanan di daerah Kita,"pungkasnya.***Kasmalinda
Editor: Ram
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









