Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Itu Pemberontakan, Biden Desak Trump Akhiri Pengepungan di Capitol
PELITARIAU - Presiden terpilih AS Joe Biden menyebut unjuk rasa pendukung Donald Trump di Capitol Hill sebagai aksi pemberontakan.
Mantan wakil presiden itu mengatakan bahwa para demonstran yang menyerbu Capitol, menghancurkan jendela, menduduki kantor, menyerbu aula Kongres dan mengancam keselamatan pejabat terpilih bukan protes, melainkan pemberontakan.
Dia telah mendesak Donald Trump untuk tampil di televisi nasional dan memerintahkan diakhirinya pengepungan.
Saya menyerukan kepada massa ini untuk mundur dan membiarkan demokrasi terus berjalan," kata Biden.
Sementara itu, Donald Trump telah memposting sebuah video di Twitter. Sekali lagi dia mengulang klaim-nya tentang penipuan pemilu, tetapi mendesak para pengunjuk rasa untuk pulang.
"Kamu harus pulang sekarang, kita harus damai," katanya.
Kekerasan di Capitol juga membuat mantan Presiden Barack Obama angkat bicara. Dia menyebut aksi itu didorong oleh presiden yang sedang duduk.
"Sejarah akan mengingat dengan tepat kekerasan hari ini di Capitol, yang dipicu oleh presiden yang sedang duduk yang terus berbohong tanpa dasar tentang hasil pemilihan yang sah, sebagai momen yang sangat memalukan bagi bangsa kita," kata Obama dikutip CNN.
Sementara itu, mantan Menteri Pertahanan James Mattis menyebut kerusuhan itu sebagai "serangan kekerasan di Capitol kami, upaya untuk menaklukkan demokrasi Amerika dengan aturan massa. Dia juga mengatakan itu "digerakkan oleh Tuan Trump.
Mattis mengatakan Trump telah menggunakan kepresidenan untuk menghancurkan kepercayaan dalam pemilu, dan meracuni rasa hormat orang-orang terhadap sesama warga negara.
Pendukung Trump mulai bergerak ke Washington sejak hari Selasa, sehari sebelum Kongres memulai pertemuan.
Media lokal melaporkan bahwa satu orang tewas ditembak selama kerusuhan pada hari Rabu (06/06/2021) dan video menunjukkan seseorang diangkut dengan tandu dari gedung.
Karena kerusuhan yang terjadi, sesi untuk mengesahkan kemenangan Biden terpaksa harus ditunda, dan polisi mengevakuasi anggota parlemen ke tempat yang dirahasiakan.
Polisi di Capitol memerintahkan anggota parlemen di ruang DPR untuk mengambil masker gas dari bawah kursi mereka dan memakainya.
CNN melaporkan bahwa Kongres telah berkumpul kembali untuk melanjutkan sesi bersama untuk mengesahkan kemenangan Presiden terpilih Joe Biden.
Joe Biden memenangkan pemilihan dalam pemilu pada 3 November, namun Trump mengklaim bahwa kursi presiden telah direbut darinya dengan cara yang tidak adil.
Sayangnya, klaimnya tidak didasari bukti dan pejabat pemilihan dari kedua partai serta pengamat independen mengatakan tidak ada kecurangan yang signifikan dalam pemilu. **prc4
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.









